MITRA VALORA NEWS

Minggu, 2018-04-22 13:34 WIB

Irfendi Kirim Dul ke Panti Sosial Usai Jalani Perawatan Medis

<p>Irfendi Kirim Dul ke Panti Sosial Usai Jalani Perawatan Medis<p>

VALORAnews - Usai mendapatkan perawatan medis di Rumah sakit Jiwa HB Saanin Padang, Dul Fahmi (36) penyandang gangguan jiwa asal Kenagarian Andaleh,...

Kendalikan Inflasi Daerah, Endy: TPID Jaga Stabilitas Harga Komoditi

AI Mangindo Kayo | Kamis, 05-04-2018 | 21:07 WIB | 102 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Kendalikan Inflasi Daerah, Endy: TPID Jaga Stabilitas Harga Komoditi<p>

Ilustrasi.

VALORAnews - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumatera Barat, secara aktif melakukan berbagai upaya dalam rangka pengendalian inflasi daerah. Hal ini dalam rangka menghadapi berbagai risiko yang ada.

"Salah satu aksi nyata TPID Sumatera Barat adalah dengan menyusun dan melaksanakan program kerja pengendalian inflasi daerah 2018 dengan mengacu Roadmap TPID 2016-2019," ungkap Wakil Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah Sumbar, Endy Dwi Tjahjono dalam siaran pers yang diterima, Selasa (3/4/2018).

Program kerja tersebut, terang Endy, difokuskan pada stabilitas harga komoditas penyumbang inflasi khususnya beras, cabai merah, bawang merah, telur ayam, dan daging ayam ras.


"Program kerja tersebut ditujukan untuk mengatasi permasalahan atau gangguan dari berbagai aspek yakni mulai dari produksi, distribusi, konsumsi, tata niaga, kelembagaan, regulasi, akses dan infrastruktur, hingga keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi," terangnya.

Dikatakan, program kerja pendendalian inflasi di Sumatera Barat meliputi, pelaksanaan pasar murah, pelaksanaan operasi pasar, peluncuran Toko Tani Indonesia Center (TTIC) untuk memotong rantai penjualan dan menyediakan pangan murah serta berkualitas, perbaikan irigasi pertanian, peningkatan akses jalan pertanian, monitoring distribusi/pemasaran produksi hingga pembahasan kerja sama dengan daerah lain.

Selain itu, terang Kepala BI Sumbar itu, komitmen pemerintah dalam pengendalian inflasi tercermin juga dari arahan gubernur Sumatera Barat yang meminta agar seluruh kabupaten/kota untuk memonitor harga pasar dan memperbaharui data pasokan. (rls/vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar