MITRA VALORA NEWS

Sabtu, 2019-03-23 21:38 WIB

Sarimaya Nilai Koperasi Wujud Nyata Ekonomi Kerakyatan

<p>Sarimaya Nilai Koperasi Wujud Nyata Ekonomi Kerakyatan<p>

VALORAnews - Calon anggota legislatif (caleg) DPR RI daerah pemilihan (Dapil) Jawa Barat XI, Sarimaya mengatakan, Partai Berkarya tidak sekadar janji...

Nagari Pakan Raba'a Dihondoh Banjir

AI Mangindo Kayo | Minggu, 15-04-2018 | 20:54 WIB | 364 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Nagari Pakan Raba'a Dihondoh Banjir<p>

Warga Pakan Raba'a, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), Ahad (15/4/2018) pagi, membersihkan sisa material yang tersapu banjir pada Sabtu malam. (humas)

VALORAnews - Hujan deras melanda Kabupaten Solok Selatan sepanjang Sabtu (14/4/2018) hingga malam, membuat Batang Pangkua di Nagari Pakan Raba'a, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD) meluap. Akibatnya, sejumlah rumah, perkantoran dan sekolah terendam banjir setinggi 50 centimeter.

Informasi yang dirangkum, luapan air disertai lumpur setinggi 50 cm dan sepanjang 1,5 Km itu terjadi tengah malam sekitar pukul 24.00 WIB. Tiga rumah dimasuki air dan material lumpur dari 30 unit rumah yang terancam di nagari Pakan Raba'a tepatnya di Jorong Sungai Pangkuah.

"Banjir juga merendam kantor KUA dan dua Sekolah yaitu MTsN 6 Solsel dan SMAN 5 Solsel. Selain itu, ruas jalan sepanjang 1,5 Km dekat sekolah dan kantor KUA ini juga dibanjiri lumpur dan membuat akses lalu lintas warga turut terganggu," kata Wali Nagari Pakan Raba'a, Arpan Ali, Ahad (15/4/2018).


Untuk sementara, lanjut Arpan, pihaknya bersama segenap unsur masyarakat setempat telah melakukan usaha pembersihan tiga rumah penduduk yang terdampak. Kemudian, membersihkan aliran batang sungai pangkuah yang sudah mendangkal akibat tertimbun material sirtukil dan lumpur padat.

"Dengan peralatan seadanya, kami saat ini baru bisa membantu membersihkan material lumpur yang masuk ke rumah warga. Termasuk membuang material lumpur serta potongan kayu yang menyumbat aliran batang sungai Pangkuah ini," sebutnya.

Secara musiman tambahnya lagi, sekitar 100 jiwa penduduk dari 30 unit rumah yang ada di bantaran sungai selalu mendapat ancaman bencana banjir saat musim penghujan tiba. Warga akunya, sangat berharap agar Pemkab Solsel segera menormalisasi sungai dan menata kembali jalan-jalan di Sungai Pangkuah.

"Kami telah melakukan kontak dengan Kalaksa BPBD Solsel, Editorial untuk meminta bantuan pengerukan material yang telah memenuhi badan sungai Batang Sungai Pangkua itu. Jika dibiarkan, maka dikhawatirkan menimbulkan dampak yang lebih luas dan lebih parah dari yang telah terjadi sekarang ini," pungkasnya.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Solsel, Editorial didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik, Herwin, mengatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan petugas BPBD ke lokasi untuk menangani bencana. Selain itu, pihaknya juga telah meminta bantuan tim dari Satpol PP dan Damkar Solsel untuk membantu. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Ranah

<p>Mamancuang Alex jadi Puncak Festival SRG<p> Jumat, 22-03-2019 10:08 WIB

Mamancuang Alex jadi Puncak Festival SRG

<p>Surat Suara Rusak di Solsel Disortir Ulang<p> Kamis, 21-03-2019 19:55 WIB

Surat Suara Rusak di Solsel Disortir Ulang

<p>Koperasi Tak Aktif di Solsel Diberi Pelatihan<p> Kamis, 21-03-2019 19:46 WIB

Koperasi Tak Aktif di Solsel Diberi Pelatihan

Berita Kab. Solok Selatan

Berita Terbaru

<p>Mahyeldi Tampung Aspirasi Warga Berok Nipah<p> Sabtu, 23-03-2019 20:07 WIB

Mahyeldi Tampung Aspirasi Warga Berok Nipah

<p>Batang Arau Dibersihkan<p> Sabtu, 23-03-2019 19:49 WIB

Batang Arau Dibersihkan

<p>Padang Gelar Kompetisi Surfing Internasional<p> Sabtu, 23-03-2019 19:45 WIB

Padang Gelar Kompetisi Surfing Internasional

Berita Terpopuler

1
Sabtu, 23-03-2019 21:38 WIB

Sarimaya Nilai Koperasi Wujud Nyata Ekonomi Kerakyatan

2
Sabtu, 23-03-2019 20:07 WIB

Mahyeldi Tampung Aspirasi Warga Berok Nipah

3
Sabtu, 23-03-2019 19:55 WIB

Implementasi IVATest PKK Nanggalo Dinilai Tim Provinsi

4
Sabtu, 23-03-2019 19:49 WIB

Batang Arau Dibersihkan

5
Sabtu, 23-03-2019 19:45 WIB

Padang Gelar Kompetisi Surfing Internasional