MITRA VALORA NEWS

Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Sijunjung, Suhardi Chan: Kita Akan Rangkul yang Berseberangan

AI Mangindo Kayo | Selasa, 17-04-2018 | 23:05 WIB | 311 klik | Kab. Sijunjung
<p>Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Sijunjung, Suhardi Chan: Kita Akan Rangkul yang Berseberangan<p>

Ketua DPD Partai Golkar Sumbar, Hendra Irwan Rahim menyerahkan pataka partai padai Suhardi Chan yang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Partai Golkar Sijunjung, dalam Musda yang digelar di Padang, Selasa (17/4/2018). (aguswanto/valoranews)

VALORAnews - Suhardi Chan terpilih secara aklamasi jadi Ketua DPD Partai Golkar Sijunjung, pada Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar lanjutan yang digelar di Padang, Selasa (17/4/2018). Musda yang dihadiri delapan pengurus kecamatan di Kabupaten Sijunjung itu berlangsung tertutup.

"Sesuai surat perintah DPP untuk melaksanakan Musda ulang Partai Golkar Sijunjung, telah kita laksanakan dan berjalan lancar. Pemilihan ketua juga secara aklamasi," ungkap Ketua DPD Partai Golkar Sumbar, Hendra Irwan Rahim usai Musda lanjutan di salah satu hotel di Kota Padang.

Dari pantauan di lokasi, selain Hendra Irwan Rahm juga tampak hadir Ketua Departemen Pertahanan dan Keamanan DPP Golkar Zulhendri Hasan dan pengurus provinsi lainnya. Musda ini sedikitnya dikawal 50 personel Dlmas Polresta Padang serta kader Anggota Muda Partai Golkar (AMPG).


Sementara, Suhardi Chan kepada wartawan menegaskan, tidak akan membuang kader yang sempat berbeda pandangan jelang pelaksanaan Musda ini. "Kita akan merangkul mereka yang sempat berseberangan. Kalau mereka yang berbeda pendapat itu memilih mundur, tentu kita persilahkan saja," tegas Suhardi Chan.

Dikatakan Suhardi Chan, aklamasi itu disepakati oleh enam dari delapan pemilik suara dalam Musda. Dua pengurus kecamatan tidak hadir di kegiatan itu. "Saya dalam beberapa waktu kedepan, akan berbicara empat mata dengan ketua sebelumnya, Arrival Boy. Kita akan ajak lagi untuk sama-sama membesarkan Partai Golkar. Sebab, sesuai tradisi, ketua sebelumnya dijadikan ketua dewan penasehat," terang dia.

"Kewajiban saya sebagai ketua Golkar Sijunjung, bisa mengemban amanah ini untuk menindaklanjuti setiap aspirasi masyarakat," ungkapnya. "Kami menargetkan 7 kursi pada Pemilu 2019 mendatang," tambah Suhardi Chan yang sebelumnya menjabat Wakil Sekretaris Pemenangan Pemilu Dapil 6 DPD Golkar Sumbar itu.

Musda Perintah DPP

Partai Golkar Sijunjung ini sebelumnya telah menggelar Musda pada 6 September 2017 lalu. Saat itu, terpilih Arrival Boy sebagai ketua untuk ketiga kalinya. Namun, usai Musda, ada laporan dari beberapa pengurus partai di Sijunjung ke DPP. Lalu, pengurus pusat menurunkan tim verivikasi ke lapangan.

"Hasilnya, keluar surat DPP pada DPD Golkar Sumbar dan memerintahkan untuk menggelar Musda. Ini tidak ada campur tangan DPD Golkar Sumbar. Tapi murni datang dari DPP," terang Hendra Irwan Rahim seputar latar belakang Musda yang dihari pertama pelaksanaannya berakhir ricuh itu.

Perintah DPP ini, terang Hendra, ditindaklanjuti dengan menggelar Musda pada Ahad (15/4/2018), di kantor DPD Partai Golkar Sumbar Jl Rasuna Said, Padang. Hari Ahad itu, terangnya, merupakan batas waktu terakhir yang diberikan DPP untuk menggelar Musda Sijunjung.

Namun, tindakan Arrival Boy yang juga Wakil Bupati Sijunjung saat gelaran Musda di DPD Golkar Sumbar, sangat disayangkan Ketua Golkar Sumbar. "Sampai kaca pecah, itu kan tidak baik. Berbeda pendapat boleh, tapi jangan main anarkistis seperti itu," katanya.

Pada Ahad sore usai pembukaan Musda, Arrival Boy menyatakan penolakan keras terhadap pelaksanaan Musda. Penolakan itu bahkan berakhir dengan aksi pengrusakan. Kaca di sekretariat DPD Golkar Sumbar pecah, sejumlah pot bunga juga tampak berserakan. Diduga, pot tersebut dipecahkan massa dari Arrival Boy yang menolak dilaksakannya Musda tersebut. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar