MITRA VALORA NEWS

Sabtu, 2018-10-20 19:04 WIB

Mahyeldi Temukan Aneka Pelanggaran Pasar Raya dan Pantai Padang

<p>Mahyeldi Temukan Aneka Pelanggaran Pasar Raya dan Pantai Padang<p>

VALORAnews - Terciptanya Padang sebagai kota yang aman, nyaman dan tertib, selalu ditekankan Walikota Padang, H Mahyeldi kepada setiap warga di...

Nagari Bukik Limbuku Buka Jalan Baru, Ferizal: Musyawarahkan Agar jadi Lebar 6 Meter

AI Mangindo Kayo | Kamis, 26-04-2018 | 11:35 WIB | 249 klik | Kab. Lima Puluh Kota
<p>Nagari Bukik Limbuku Buka Jalan Baru, Ferizal: Musyawarahkan Agar jadi Lebar 6 Meter<p>

Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan menggunting pita sebagai tanda dimulainya pekerjaan pembangunan jalan rabat beton di Nagari Bukik Limbuku, Senin (23/4/2018). Pembiayaan kegiatan Padat Karya Tunai ini bersumber dari Dana Desa 2018. (humas)

VALORAnews - Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan membuka pelaksanaan Program Padat Karya Tunai pembangunan jalan rabat beton sepanjang 265 meter di Nagari Bukik Limbuku, Senin (23/4/2018). Pembiayaan kegiatan ini bersumber dari Dana Desa 2018.

Dalam sambutannya, Ferizal Ridwan mengatakan, Program Padat Karya Tunai (PKT) merupakan program multi manfaat, yang ditetapkan berdasarkan SKB 4 Menteri. Pelaksanaan Padat Karya Tunai ini, diakomodir dari Dana Desa.

"Di kegiatan ini ada kompensasi penggantian upah secara tunai, dengan maksud agar dana desa (DD) dapat berputar di lingkungan masyarakat, sehingga bisa meningkatkan pendapatan warga," ungkap Ferizal.


Hadir pada kesempatan itu, perwakilan Camat Harau, Muspika Kecamatan Harau, Wali Nagari Bukik Limbuku, fasilitator dana desa, pendamping dan unsur masyarakat.

Di samping itu, Ferizal Ridwan juga mengimbau, agar program padat karya tunai ini dijadikan sebagai rangsangan untuk meningkatkan partisipasi dalam masyarakat.

"Tanpa mengurangi semangat gotong-royong dan bukan dalam artian pemerintah ingin mengubah kebiasaan, tapi mari jadikan program Padat Karya Tunai ini sebagai rangsangan untuk meningkatkam partisipasi dan kepedulian dalam masyarakat," ulasnya.

Dia menuturkan, meskipun dalam perencanaan lebar jalan hanya 3 meter, seyogyanya pemerintah nagari bersama masyarakat agar dapat membebaskan lahan untuk ketersediaan jalan dengan lebar 6 meter. Kedepan, terangnya, dengan ketersediaan jalan lebar 6 meter itu, akan dapat diajukan jadi kewenangan pemerintah kabupaten dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

"Pemerintah nagari bersama pemuka masyarakat, agar bermufakat meyakinkan anak kemenakan, supaya bisa menambah pembebasan jalan. Dengan lebar jalan jadi 6 meter, akan bisa dialihkan jadi kewenangan kabupaten. Ini tentu saja akan berdampak baik untuk masyarakat," pungkasnya.

Dikesempatan itu, Wali Nagari Bukik Limbuku, Dodi berharap ke Pemkab Limapuluh Kota, agar selalu memberikan pembinaan dan pengawasan terhadap penggunaan dana desa.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan yang telah meluncurkan penggunaan dana desa untuk pencapaian pertama. Kami juga berharap, agar pemerintah kabupaten Limapuluh Kota senantiasa selalu memberikan pembinaan dan pengawasan terhadap penggunaan dana desa," ucapnya. (rls/kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar