MITRA VALORA NEWS

Rabu, 2018-09-19 06:35 WIB

Portal sscn.bkn.go.id Belum Bisa Diakses, Ini Penjelasan Pendaftaran CPNS 2018

<p>Portal sscn.bkn.go.id Belum Bisa Diakses, Ini Penjelasan Pendaftaran CPNS 2018<p>

VALORAnews -- Portal sistem seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Badan (CPNS) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan alamat http://sscn.bkn.go.id...

Menkes Resmikan Service Center 119 untuk Panggilan Tanggap Padangpariaman

AI Mangindo Kayo | Sabtu, 05-05-2018 | 22:29 WIB | 164 klik | Kab. Padang Pariaman
<p>Menkes Resmikan Service Center 119 untuk Panggilan Tanggap Padangpariaman<p>

Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek meresmikan penggunaan Panggilan Tanggap untuk Padangpariaman, dalam kunjungan kerjanya, SAbtu (5/5/2018). (istimewa)

VALORAnews - Parit Malintang, Padangpariaman sekarang memiliki Panggilan Tanggap Darurat melalui publik service center 119, layanan ini diresmikian oleh Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek.

Peresmian ini dilakukan Nila disela beberapa agenda lain yaitu pencanangan Universal Coveradge Health 2018, pengukuhan Laskar Peduli Pangan dan Gizi, Deklarasi 100 Korong ODF, dan pemberian sertifikat lokasi pembangunan gedung rumah sakit vertikal di Lokasi Tarok City.

Dalam sambutannya, Nila F Moeloek menyebutkan program ini telah dilakukan di 106 wilayah. Hal ini memperkecil pengabaian terhadap layanan kesehatan masyarakat yang dikombinasikan terhadap teknologi yang semakin cepat dan menghadirkan layanan yang cepat.


Pelayanan pada program ini tidak saja untuk membawa pasien ke rumah sakit namun juga dapat sebagai pusat informasi lokasi rumah sakit yang memiliki ruang rawat intensi diantaranya ICU, NICU, dan PICU yang kosong.

"Jadi, dengan program ini, tidak ada lagi istilah masyarakat yang pergi ke sini ditolak, kesana ditolak dan memberikan persepsi kami abai," jelas Nila.

Nila berpesan kepada Kabupaten lain dapat mereplikasi apa yang telah di lakukan oleh Kabupaten Padang Pariaman. "Kesehatan harus diutamakan, sebab jika kesehatan hilang maka hilang segalanya," terangnya.

Dalam sambutannya, Nila juga mengingatkan agar ambulans 119 tidak dicampur dengan ambulans operasional puskesmas, agar pelayanan darurat tidak terganggu.

"Saya lihat banyak sekali ambulans disini yang memiliki nomor 119, saya berharap setelah peresmian ini ambulans tersebut memang untuk PSC 119, jangan balik ke Puskesmas," tanggap Nila.

Disela itu, Nila menekankan agar Kepala Daerah dan Bupati memperhatikan serius masalah kesehatan yang tidak hanya masalah medis namun juga masalah Jaminan Kesehatan Masyarakat, Gizi, sanitasi, dan pencegahan terhadap berbagai penyakit.

Sementara itu, Bupati Padangpariaman, Ali Mukni mengatakan pihaknya tidak akan membeda-bedakan kasus darurat baik dari Padangpariaman maupun warga asing.

"Sepanjang lokasinya berada di Padangpariaman maka itu tanggungjawab kami," sebutnya.

Bahkan, lanjutnya, program ini telah berjalan sejak januari lalu dan telah dianggarkan oleh Pemerintah Kabupaten Padangpariaman. (rls/kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar