MITRA VALORA NEWS

Senin, 2018-11-19 20:58 WIB

Sumbar Raih Penghargaan Integra 2018 Kategori Hubungan Industrial Terbaik

<p>Sumbar Raih Penghargaan Integra 2018 Kategori Hubungan Industrial Terbaik<p>

VALORAnews - Kementerian Ketenagakerjaan RI, memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang berprestasi dalam...

Peserta Kurang, Tender Proyek Revitalisasi Rumah Gadang Diulang

AI Mangindo Kayo | Jumat, 11-05-2018 | 16:22 WIB | 305 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Peserta Kurang, Tender Proyek Revitalisasi Rumah Gadang Diulang<p>

Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria saat mengunjungi pengerjaan revitalisasi rumah gadang di Kawasan Saribu Rumah Gadang, kemarin. (humas)

VALORAnews - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, berharap para ahli atau "tukang tuo" yang paham dengan pengerjaan rumah gadang memberikan masukan teknis kepada pemerintah terkait revitalisasi yang akan dilaksanakan. Hal ini diharapakan, agar pengerjaan revitalisasi rumah gadang itu sesuai dengan artistik budaya.

Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria mengatakan, banyak hal teknis yang harus diperhatikan dalam membangun rumah gadang seperti boleh atau tidak menggunakan paku sebab rumah gadang biasanya menggunakan pasak serta kayu yang akan dipakai, atap bisa atau tidak dengan ijuk dan itu butuh masukan dari ahlinya atau para tukang tuo.

"Proses tender revitalisasi rumah gadang harus diulang karena belum memenuhi persyaratan jumlah minimal peserta. Jika masih saja belum memenuhi syarat peserta untuk kedua kalinya, kemungkinan pemerintah akan melakukan penunjukan langsung rekanan yang merevitalisasi rumah gadang," katanya didampingi Kabag Humas dan Protokoler, Firdaus Firman.


Menurutnya, proyek senilai Rp110 miliar di kawasan seribu rumah gadang tetap akan berjalan. Terkait kedatangan presiden, hanya tertunda dan itu semua ada hikmah dibaliknya termasuk persiapan penyambutan yang bisa dibuat lebih baik lagi

"Pada intinya, kita sabar dan tetap bersiap kapanpun pak presiden ke Solok Selatan. Presiden Joko Widodo sendiri saat penandatanganan prasasti revitalisasi rumah gadang pada puncak HPN mengatakan akan ke Solok Selatan," katanya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Sri Hartoyo menyebutkan, rencana melaksanakan tender ulang untuk pemugaran "rumah gadang" di Kabupaten Solok Selatan, karena pada penawaran tender sebelumnya pesertanya kurang dari tiga.

"Soal tender, bukan dibatalkan tapi yang memenuhi syarat kurang dari tiga. Jadi akan diulang dan dilakukan secepatnya," ujarnya ketika meninjau rumah gadang yang akan dipugar.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan melakukan revitalisasi total kawasan Saribu Rumah Gadang di Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan, salah satunya melakukan restorasi rumah adat Minangkabau, Rumah Gadang.

Sri Hartoyo menyebutkan salah satu syarat yang belum dipenuhi oleh peserta tender terkait kesiapan desain. "Desain harus kami pastikan bahwa sesuai dengan kaidah-kaidah sosial budaya," ujarnya.

Karena dalam menangani cagar budaya, harus seksama agar tidak merusak kondisi sosial budaya, pasalnya tujuan utama restorasi adalah melestarikan budaya masyarakat Minangkabau. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar