MITRA VALORA NEWS

Sabtu, 2018-07-21 21:16 WIB

Ini Data Korban Gempa Segmen Sumani Sabtu Sore

<p>Ini Data Korban Gempa Segmen Sumani Sabtu Sore<p>

VALORAnews -- Satu orang meninggal dunia, akibat gempa tektonik yang melanda kawasan Kabupaten Solok, Sabtu (21/7/2018), pukul 14.58 WIB. Hasil...

Puluhan Tim Ikuti Ball Lunau di Pakan Salasa

AI Mangindo Kayo | Senin, 14-05-2018 | 22:24 WIB | 257 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Puluhan Tim Ikuti Ball Lunau di Pakan Salasa<p>

Ball Lunau tradisi unik masyarakat di Solok Selatan. Kegiatan ini, digelar saat menyambut bulan suci ramadhan, perayaan Idul Fitri dan tujuh belasan. (diky lesmana/valoranews)

VALORAnews - Puluhan tim sepak bola ambil bagian pada kompetisi "Ball Lunau" yang digelar di Pakan Salasa, Nagari Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan, 12 hingga 15 Mei 2018. Tradisi unik ini, digelar dalam rangka memyambut bulan suci Ramadhan 1439 H.

Ketua Panitia Pelaksana Ball Lunau, Febri Irwandhi mengatakan, Ball Lunau ini merupakan sebuah tradisi sejak lama di Solok Selatan ini. Ball Lunau dalam bahasa Minang berarti sepakbola lumpur. Selain itu, juga digelar Kureta Lumpur yang berarti sepeda lumpur.

"Sepak bola lumpur ini dimainkan oleh 6 orang dalam satu tim dan dimainkan di areal persawahan setelah panen, dalam jangka waktu 10 menit per babaknya. Sementara, untuk sepeda lumpur dimainkan perorangan," katanya.


Menurutnya, Ball Lunau ini pada dulunya sering dimainkan pada alek nagari setelah panen sawah. Kegiatan ini biasanya dipadukan dalam menyambut masa tanam padi di Solok Selatan.

Untuk sepeda lumpur, merupakan melatih ketangkasan dan keseimbangan bersepeda diatas titin. Jika keseimbangan tidak bisa dijaga maka pengendara sepeda akan jatuh ke dalam lumpur.

"Beranjak dari itu, kita sebagai generasi muda yang ada saat ini ingin melestarikan warisan budaya ini. Jika Payakumbuh punya pacu jawi, kita di Solok Selatan punya Ball Lunau alias sepak bola lumpur," katanya.

Dia mengatakan, saat ini untuk pelestarian Ball Lunau ini diadakan saat menyambut bulan suci Ramadhan, libur lebaran dan peringatan tujuh belasan. Saat momen tersebut tamu dan para perantau berada di Solok Selatan. Hal ini, sekaligus sebagai bentuk pengenalan tradisi unik ini kepada para tamu dan perantau yang datang ke Solok Selatan.

"Mudah-mudahan dengan kegiatan ini kita bisa melestarikan tradisi dan budaya yang ada di Solok Selatan. Sehingga Solok Selatan semakin dikenal diluar," pungkasnya (dky)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kab. Solok Selatan