MITRA VALORA NEWS

Senin, 2018-10-15 19:27 WIB

Pemko Padang Koordinasi dengan BPK, Ini Perintah Mahyeldi

<p>Pemko Padang Koordinasi dengan BPK, Ini Perintah Mahyeldi<p>

VALORAnews - Wali Kota Padang, H Mahyeldi didampingi beberapa orang kepala SKPD melakukan pertemuan dengan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI...

Solsel Mesti Bekerja Keras Keluar dari Status Daerah Tertinggal

AI Mangindo Kayo | Jumat, 25-05-2018 | 16:39 WIB | 221 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Solsel Mesti Bekerja Keras Keluar dari Status Daerah Tertinggal<p>

Wagub Sumbar, Nasrul Abit menyerahkan bantuan ke pengurus Masjid Raya Baitul Hikmah Durian Tarung, Nagari Lubuak Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, pada kegiatan safari Ramadhan Pemprov Sumbar, Rabu (23/5/2018). (humas)

VALORAnews - Tim Safari Ramadhan (TSR) Provinsi Sumatera Barat, mengunjungi Masjid Raya Baitul Hikmah Durian Tarung, Nagari Lubuak Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Rabu (23/5/2018).

TSR yang dipimpin Wakil Gubernur, Nasrul Abit itu menyampaikan, Pemprov Sumbar akan memberikan memperhatikan berbagai kegiatan pembangunan yang dilakukan di kabupaten Solok Selatan. Mulai dari, infrastruktur jalan, bidang kesehatan, upaya penurunan angka kemiskinan dan lain sebagainya.

Hal ini sebagai upaya percepatan pembangunan agar Solok Selatan dapat keluar dari kategori daerah tertinggal.


"Data nasional saat ini, Solok Selatan berada pada posisi 35 besar dari 132 daerah tertinggal di Indonesia. Hampir semua daerah tertinggal saat ini berupaya bisa lepas dari kategori daerah tertinggal," katanya.

Menurutnya, jika Solok Selatan tidak berbuat banyak dalam kegiatan upaya keluar dari daerah tertinggal. Rangking 35 bisa saja bergeser jatuh tidak masuk dalam 50 daerah yang keluar dari kategori daerah tertinggal pada 2019.

"Jika ini terjadi tentu amat kita sayangkan. Karena potensi daerah Solok Selatan yang begitu besar tidak dapat lepas dari daerah tertinggal pada 2019, merupakan sebuah harga diri daerah dalam 14 tahun pemekaran Pemkab Solok Selatan, menandakan masih lemahnya penyelenggaraanpemerintahan saat ini," ujar Nasrul Abit.

Dia menyampaikan, turunnya Tim Safari Ramadhan keliling di 19 kabupaten dan kota yang ada di Sumbar, bertujuan untuk silaturrahmi dan bertatap muka dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah.

"Bupati Solok Selatan saat ini sedang berjuang keras melepaskan Solok Selatan keluar dari kategori daerah tertinggal. Dari berbagai persoalan yang ada, pembangunan infrastruktur jalan merupakan hal yang paling urgen dalam membuka akses daerah ini mudah dijangkau. Sehingga, pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat akan cepat berubah untuk lebih baik," ujarnya. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar