MITRA VALORA NEWS

Senin, 2018-08-20 21:56 WIB

Ferizal Ridwan Hadiri Peringatan Tahun Baru 1955 Caka Sunda

<p>Ferizal Ridwan Hadiri Peringatan Tahun Baru 1955 Caka Sunda<p>

VALORAnews - Wakil Bupati limapuluh Kota, Ferizal Ridwan (Sultan Purnama Agung)bersama Raja, Ratu, Sultan dan pemangku gelar adat yang tergabung...

Wabup Agam Kenalkan Konsep Nagari Madani ke TSR Sumbar

AI Mangindo Kayo | Sabtu, 02-06-2018 | 17:48 WIB | 172 klik | Kab. Agam
<p>Wabup Agam Kenalkan Konsep Nagari Madani ke TSR Sumbar<p>

Wagub Sumbar, Nasrul Abit menyerahkan bantuan hibah senilai Rp20 juta pada pengurus masjid Taqwa Jorong Lariang Nagari Nan Tujuah, Kecamatan Palupuh Kabupaten Agam, Jumat (1/5/2018). (humas)

VALORAnews - Wakil Gubernur, Nasrul Abit mengatakan, kunjungan Tim Safari Ramadhan (TSR) Provinsi Sumatera Barat di Masjid Taqwa Jorong Lariang Nagari Nan Tujuah, Kecamatan Palupuh Kabupaten Agam, Jumat (1/5/2018) merupakan yang ke-15 dari malam ke-17.

"Kunjungan ini, bertepatan dengan peringatan Nuzul Qur'an. TSR Sumbar ini di Jorong Lariang juga mendapat penerimaan yang luar biasa dari masyarakat yang amat antusias dengan kegiatan malam-malam ramadhan," ungkap Nasrul Abit dalam sambutannya.

Hadir dalam kesempatan Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria, Kadis Perikanan, Kadis Pariwisata, Kadis PSDA, Dinas Kesehatan, Bappeda, Biro Binamental, Biro Humas, beberapa OPD dilingkungan Pemkab Agam.


Nasrul Abit menyampaikan, malam ini terasa kunjungan yang teristimewa, masyarakat Jorong Lariang yang suka bergotong-royong dan kompak serta bersahabat menerima tamu menjadi sesuatu pengalaman yang berharga, di dalam kondisi bangsa Indonesia yang demokratis.

"Rasa persatuan dan kesatuan serta rasa kekeluargaan, kebersamaan perlu menjadi landasan kuat dalam membangun demokrasi bangsa, jika tidak kita akan terbawa arus isu global yang membuat kita terpecah-pecah," terangnya.

Masyarakat Jorong Lariang di Masjid Taqwa Dahlan Jambek ini telah memberikan gambaran kekompakan dan silaturrahmi yang terjalin sangat akrab sekali. "TSR Provinsi Sumbar hari ini bangga dan senang atas dukungan dan keikutsertaan memajukan pembangunan daerah baik di Kabupaten maupun di provinsi," ungkap Nasrul Abit.

Nasrul Abit juga menyampaikan, aspirasi masyarakat Jorong Lariang soal pembangunan jalan desa yang menghubungi antar setiap potensi di jorong Lariang sekitarnya ,telah mendapat perhatian dari Pemkab Agam, mudah-mudah tetap berlanjut secara bertahap 2019-2020.

"Kami juga akan mensuport dan dukungan pembangunan tersebut, segera akan dibahas dalam Dana Alokasi Khusus (DAK). Kita menyadari Jorong Lariang merupakan daerah penghasil karet dan pertanian padi dari laporan karena harganya turun minat masyarakat saat jadi lesu namun kita berharap aktifitas produktifitas karet masyarakat selama ini jangan sampai hilang karena potensi suatu waktu akan kembali memberikan kesejahteraan masyarakat pada saat perekonomian membaik," harap dia.

Saat ini berbagai isu terorisme, narkoba, LGBT dan pemakaian HP telah memberikan dampak yang kurang baik dalam stabilitas keamanan negara dan masyarakat. Kepada Walijorong diharapkan mengetahui secara pasti setiap orang yang ada di wilayahnya, jangan nanti ada paham-paham agama radikal yang menyesatkan masyarakat.

Kemudian masyarakat juga diharapkan mulai dari pemuda, Bundo Kanduang, Ninik Mamak, MUI, Bamus, dan tokoh -tokoh masyarakat lainnya agar bersama-sama kita memberantas narkorba didaerah masing-masing. Narkorba jelas merusak dan menghancurkan hidup generasi bangsa, jika seseorang sudah terlibat kecanduan, maka ia tidak memiliki masa depan lagi.

"Karena itu mari bersama-sama kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa di daerah masing-masing dalam menjaga keutuhan NKRI untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia yang lebih baik," imbau Nasrul Abit.

Sementara, Trinda Farhan Satria menyampaikan, Pemkab Agam saat ini tengah mendorong berbagai program pembangunan. Soal pembangunan jalan jorong dan desa sudah masuk dalam program pembangunan jalan tahun 2019 jalan sampai jembatan. Kegiatan hanya dapat dilakukan secara bertahap karena anggaran APBD Kabupaten Agam juga terbatas.

Pemkab Agam sudah masuk tahun kedua menjalani program nagari madani, ada dana Rp200 juta untuk lompatan bagi nagari madani yang berprestasi. Nagari madani memiliki ciri-ciri masyarakat memiliki kepribadian yang qur'ani di tengah tengah kehidupan masyarakat dalam nagari.

"Bulan Ramadhan merupakan momentum percepatan pembangunan Nagari Nan Tujuah, mari majukan pusat ibadah, pusat pendidikan karakter masyarakat dan dengan gotong-royong semua kegiatan dalam memajukan nagari," harapnya. (rls/vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Ranah