MITRA VALORA NEWS

Polda Sumbar Bekuk Penyiar Radio Pembawa Sabu Seberat 5 Kg

AI Mangindo Kayo | Senin, 04-06-2018 | 17:23 WIB | 261 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Polda Sumbar Bekuk Penyiar Radio Pembawa Sabu Seberat 5 Kg<p>

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Fakhrizal didampingi Kombes Pol Kumbul KS (Dir Ditnarkoba Polda Sumbar) dan Kombes Pol Syamsi (Kabid Humas) memperlihatkan barang bukti Narkoba jenis sabu seberat 5 Kg dalam keterangan pers yang digelar Senin (4/6/2018) di Mapolda Sumbar. (veby rikiyanto/valoranews)

VALORAnews -- Tim Dit Narkoba Polda Sumbar, membekuk seorang pria berusia 27 tahun beserta 5 Kg sabu di Hotel Amaris, Jl Sudirman, Kota Padang, Jumat (1/6/2018) sekitar pukul 01.00 WIB. Pria berinisial CRT ini ditangkap di kamar 712 beserta sejumlah barang bukti lainnya.

"Tersangka sempat pindah-pindah hotel, guna menghindari pengawasan petugas sebelum akhirnya dibekuk di kamar 712 Hotel Amaris," terang Kombes Pol Kumbul KS dalam keterangan pers yang dipimpin Kapolda Sumbar, Irjen Pol Fakhrizal, Senin (4/6/2018) di Lt 4 Mapolda Sumbar, Jl Sudirman, Padang.

Dalam keterangannya, Kombes Kumbul mengungkapkan, informasi akan masuknya narkoba jenis sabu ini ke Sumbar, sudah diterima sejak sebelum Ramadhan 1439 H ini. Informasi tersebut menerangkan, sabu ini akan masuk Sumbar melalui jalan darat dari Provinsi Riau.


"Tersangka menerima barang asal Malaysia tersebut di Provinsi Riau. Barang haram tersebut dibungkus dalam kemasan Guanyiwang, kemudian oleh tersangka barang tersebut dipindahkan kedalam kemasan makanan ringan dan di-press ulang," ungkap Kombes Kumbul dalam jumpa pers yang juga dihadiri Kombes Syamsi (Kabid Humas) itu.

Selain tersangka dan sabu seberat 5 Kg, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti lainnya seperti timbangan, alat press, dua unit koper, dua buah HP dan lima bungkus merk guanyinwang.

"Rencananya, barang haram tersebut akan dibawa ke Jakarta melalui bandara," ungkap Kombes Kumbul.

Tangkapan Terbesar

Sementara, Irjen Pol Fakhrizal mengapresiasi kerja jajarannya, yang berhasil mengungkap peredaran sabu terbesar dalam sejarah Polda Sumbar. Dia juga akan memberi reward ke jajarannya atas keberhasilan tersebut.

"Ini merupakan tangkapan terbesar di Sumbar. Kalau sebelumnya tangkapan dalam hitungan gram, kali ini kita berhasil menangkap 5 kg. Kita juga sedang melakukan penyelidikan terkait jaringannya," ujar jendral bintang dua ini.

Ditambahkan Kombes Kumbul, dengan keberhasilan menggagalkan peredaran 5 kg sabu ini, artinya sama dengan menyelamatkan 50.000 jiwa dari ancaman barang terlarang ini.

Selanjutnya, tersangka CRT yang juga penyiar salah satu radio di Serang, Banten ini, akan dijerat Pasal 114 ayat (2) sub pasal 112 ayat (2) UU tentang Narkoba dengan ancaman hukuman mati. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Alex Indra Lukman mengucapkan selamat hari raya idul fitri

Komentar

PILKADA KOTA PADANG 2018