MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2018-11-15 19:13 WIB

Walikota Padang Sambut PPHI Bersinergi Bangun Pariwisata Halal

<p>Walikota Padang Sambut PPHI Bersinergi Bangun Pariwisata Halal<p>

VALORAnews -- Wali Kota Padang, H Mahyeldi menyambut positif keberadaan Persatuan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI) Sumatera Barat. Hal itu...

KPPU Perwakilan Medan Sidak Sembako di Pasar Raya Padang

AI Mangindo Kayo | Senin, 04-06-2018 | 17:40 WIB | 265 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>KPPU Perwakilan Medan Sidak Sembako di Pasar Raya Padang<p>

Kepala Bagian Penegakan Hukum KPPU Perwakilan Medan, Ridho Pamungkas bersama AKBP Yudhistira (Kasubdit 1 Ditreskrimsus Polda Sumbar), melakukan sidak ke Pasar Raya Padang, Senin (4/6/2018). (humas)

VALORAnews - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan pasokan dan jalur distribusi komoditas utama, menjelang hari raya Idul Fitri ke Pasar Raya Padang, Senin (4/6/2018).

Dalam sidak yang didampingi Kasubdit 1 Ditreskrimsus Polda Sumbar, AKBP Yudhistira dan Disperindag tersebut menyasar bahan makanan pokok seperti beras,daging dan cabai.

Menurut Kepala Bagian Penegakan Hukum KPPU Perwakilan Medan, Ridho Pamungkas, harga bahan pokok di Pasar Raya Padang tidak mengalami peningkatan. Bahkan, beberapa komoditi justru mengalami penurunan.


Harga beras Bukittinggi Rp14.000/kg, sementara beras dari Pariaman Rp11.500/kg. Cabai hijau dari Bengkulu, Rp15.000/kg, sementara cabai merah dari Pulau Jawa Rp18.000/kg turun dari minggu lalu yang mencapai Rp30.000/kg.

Bawang merah juga mengalami penurunan dari Rp35.000/kg menjadi Rp25.000/kg. Demikian juga dengan ayam potong dari Rp25.000/kg turun menjadi Rp 23.000/kg. Harga daging sapi sendiri, untuk daging beku Rp100.000/kg, sementara daging lokal Rp110.000/kg.

"Diperkirakan, harga akan meningkat, tiga hari menjelang hari raya. Terkait harga daging beku yang berdasarkan Harga Eceran Tertinggi (HET) dari Bulog hanya Rp 80.000/kg," AKBP Yudhistira mengatakan akan menyelidiki hal tersebut.

"Kita akan mencari tahu apa penyebabnya, apakah pedagang mendapatkan harga juga lebih mahal," terangnya.

Sementara, Hasan, salah seorang pedagang mengatakan, mendapatkan pasokan daging beku dari "toke" bukan dari Bulog.

Daya Beli Rendah

Pada sidak kali ini pedagang juga menyampaikan rendahnya daya beli masyarakat dari tahun sebelumnya.

Menurut Ridho, rendahnya daya beli masyarakat kemungkinan dipengaruhi dimulainya tahun ajaran baru. "Jadi, kemungkinan masyarakat lebih mengutamakan kebutuhan sekolah, karena bersamaan dengan tahun ajaran baru," pungkasnya. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Provinsi Sumatera Barat