MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2018-11-15 19:13 WIB

Walikota Padang Sambut PPHI Bersinergi Bangun Pariwisata Halal

<p>Walikota Padang Sambut PPHI Bersinergi Bangun Pariwisata Halal<p>

VALORAnews -- Wali Kota Padang, H Mahyeldi menyambut positif keberadaan Persatuan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI) Sumatera Barat. Hal itu...

Ferizal Ridwan Gelar Nobar Film Maha Guru Tan Malaka

AI Mangindo Kayo | Selasa, 05-06-2018 | 22:19 WIB | 213 klik | Kab. Lima Puluh Kota
<p>Ferizal Ridwan Gelar Nobar Film Maha Guru Tan Malaka<p>

Wabup Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan bersama sejumlah tokoh, ikuti diskusi dan nonton bareng (nobar) film Maha Guru Tan Malaka, Ahad (3/6/2018). (humas)

VALORAnews - Kegiatan Ramadhan Berbagi Nikmat yang digelar Keluarga Besar Rumah Dinas Wakil Bupati Limapuluh Kota, mengadakan diskusi dan nonton bareng (nobar) film Maha Guru Tan Malaka, Ahad (3/6/2018). Kegiatan ini sebagai upaya memahami perjalanan sejarah Indonesia termasuk kontribusi positif pemikiran- pemikiran Tan Malaka.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan mengatakan, sangat bersyukur karena dalam kegitan ramadhan berbagi nikmat, dapat melaksanakan pemutaran film Maha Guru Tan Malaka, guna mendengarkan pesan moral sekaligus berdiskusi langsung bersama sang produser dan sutradara.

"Sebagai pewaris pemikiran Tan Malaka, melalui diskusi dan pemutaran film ini diharapkan dapat memberikan pesan moral tentang sejarah Tan Malaka, dan menularkan pemikiran Tan Malaka yang positif guna membangun masyarakat," terangnya.


"Atas nama pribadi dan Wakil Bupati Limapuluh Kota serta Keluarga Besar Rumah Dinas Wakil Bupati, saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi tingginya pada produser dan sutradara film Maha Guru Tan Malaka, Daniel Rudi Haryanto," ucapnya.

Dikesempatan itu, dia juga mengatakan bahwa ide serta kebebasan berfikir yang telah dimotori Tan Malaka lebih dari satu abad lalu itu, merupakan aset penting bagi masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota.

"Tan Malaka merupakan aset penting yang selama ini terlupakan, dia telah memotori kebebasan berfikir yang telah dimulainya lebih dari satu abad yang lalu. Tentu ini merupakan momen bagi masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota untuk menggapai kemajuan, sekaligus ini juga merupakan sebagai kebangkitan Limapuluh Kota menuju kebangkitan pulau Andalas," pungkasnya.

Sementara, Produser Filem Tuan Guru Tan Malaka, Daniel Rudi Haryanto mengatakan, film dokumenter garapannya ini terselenggara berkat bantuan dana dari Direktorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebesar Rp175 juta.

"Saya mulai mengenal sosok Tan Malaka dari buku-buku pelajaran waktu sekolah, setelah pertemuan saya dengan sejarawan asal Belanda, Harry A Poeze membuat saya semakin tertarik dengan Tan Malaka," terangnya.

Setelah melakukan serangkaian dialog yang cukup panjang, ungkap dia, akhirnya berhasil membuka mata hati Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, dengan memberikan fasilitasi dana sebesar 175 juta. "Dana itu lah yang kami gunakan ke Eropa menelusuri jejak Tan Malaka di Harlem, Belanda," ungkap Alumni Institut Seni Jakarta itu.

Dalam dialog dan diskusi bersama para tokoh, sembari menyaksikan pemutaran film Maha Guru Tan Malaka, Budayawan dan juga Sekjen Asosiasi Kerajaan Keraton Indonesia, Sri Gede Parma mengatakan, kebangkitan pemikiran Tan Malaka menandai kebangkitan Limapuluh Kota Sebagai pusat kecerdasan dunia.

"Dari perspektif bernegara, saya melihat bangkitnya pemikiran Tan Malaka saya sebut sebagai musim kecerdasan. Di negara lain, Tan Malaka dipandang bukan sebagai hero, tapi lebih dikenal sebagai filsafat, yang dari pemikirannya membawa Limapuluh Kota sebagai pusat kecerdasan dunia, bahwa seluruh kecerdasan dunia berasal dari Limapuluh Kota," ungkapnya.

Selain dihadiri Ferizal Ridwan, produser Filem Maha Guru Tan Malaka, Sekjen AKKI (Asosiasi Kerajaan Keraton Indonesia), Sri Gede Parma, hadir pada acara itu Tokoh Muda Limapuluh Kota, Nurkhalis, Wali Nagari, Budayawan, Para tokoh, Alalim Ulama, Cadiak Pandai dan Bundo Kanduang. (rls/kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Ranah

Berita Kab. Lima Puluh Kota