MITRA VALORA NEWS

Senin, 2018-11-19 20:58 WIB

Sumbar Raih Penghargaan Integra 2018 Kategori Hubungan Industrial Terbaik

<p>Sumbar Raih Penghargaan Integra 2018 Kategori Hubungan Industrial Terbaik<p>

VALORAnews - Kementerian Ketenagakerjaan RI, memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang berprestasi dalam...

Polsek Sangir Cokok Dua Pelaku Penggelapan Mobil

AI Mangindo Kayo | Selasa, 26-06-2018 | 23:47 WIB | 229 klik | Kab. Pesisir Selatan
<p>Polsek Sangir Cokok Dua Pelaku Penggelapan Mobil<p>

Kapolsek Sangir, Iptu Indra Putra bersama personel Polsek Sangir dan para pelaku beserta barang bukti satu unit mobil jenis Avanza. (diky lesmana/valoranews)

VALORAnews - Jajaran Polsek Sangir, Kabupaten Solok Selatan (Solsel) berhasil mengungkap kasus dugaan penggelapan mobil. Dua Pelaku dugaan penggelapan yakni RA (36) dan EG (35), berhasil diamankan polisi di Kota Padang, tepatnya di Jl Cengkeh Komplek perumahan Danau Teduh, Senin (25/6/2018) lalu.

"Keduanya kita amankan, setelah mendapat laporan dari para korbannya. Masing-masing pelaku melakukan penggelapan terhadap satu unit kendaraan roda empat," kata Kapolsek Sangir, Iptu Indra Putra, Selasa (27/6/2018).

Kedua pelaku merupakan warga Jorong Padang Aro, nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir. Mereka merental mobil di dua lokasi berbeda dengan lain korban.


Pelaku RA merental satu unit mobil avanza plat B 1977 UOV atas nama pemilik Deni Gusrianto, warga Jorong Lubuk Gadang nagari Lubuk Gadang. Sedangkan, EG merental mobil Xenia plat BA 1622 YN warna silver milik Baitul Basri warga Jorong Taratak, nagari Lubuk Gadang.

Dijelaskan, saat ini, baru satu unit mobil milik korban Deni Gusrianto yakni avanza bernopol B 1977 UOV yang berhasil diamankan dan satunya lagi masih dalam pengejaran.

"Modus awalnya kedua pelaku menyewa kendaraan milik masing-masing korbannya. Kemudian malah menggadaikannya kepada orang lain. Dalam persoalan gadai ini dilakukan oleh satu pelaku saja yakni RA," ujar Indra.

Indra pun menceritakan kronologi kejadian tersebut. Pelaku merental mobil berlainan hari. RA dilaporkan merental mobil milik Deni pada 1 Mei 2018. Sehari setelah baru EG yang merental mobil milik Baitul Basri.

Kepada korban mobil tersebut disewa selama satu minggu seharga Rp250 ribu perhari oleh pelaku RA, sementara EG seharga Rp300 ribu perhari.

Lalu korban menyerahkan kendaraan miliknya kepada pelaku. Setelah sampai bahkan sudah melewati batas waktu penyewaan, pelaku tak kunjung mengembalikannya dan akhirnya korban melapor ke polisi.

"Korban melapor sebelum lebaran yakni pada tanggal 30 Mei 2018. Satu unit mobil yang berhasil diamankan tercatat atas laporan kehilangan tanggal 2 Mei 2018, saat ini berada di Mapolsek Sangir," katanya.

Berdasarkan pengakuan pelaku, kedua mobil tersebut oleh RA digadaikan di Dharmasraya. Masing-masing mobil digadaikan dengan harga berbeda pula. Jika mobil avanza digadaikan seharga Rp20 juta, lain halnya dengan xenia yang digadaikan seharga Rp30 juta.

Atas perbuatannya tersebut tersangka dijerat Pasal 372 KUHP tentang tindak pidana penggelapan. Ancamannya hukuman empat tahun penjara. (dky)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Metro

<p>PATBM Wujudkan Padang Bebas Maksiat<p> Senin, 19-11-2018 18:32 WIB

PATBM Wujudkan Padang Bebas Maksiat

<p>Padang Sosialisasikan RANHAM 2018<p> Senin, 19-11-2018 18:21 WIB

Padang Sosialisasikan RANHAM 2018

Berita Kab. Pesisir Selatan