MITRA VALORA NEWS

Minggu, 2018-07-22 21:58 WIB

Warga Tunggu Taji Tim Saber Pungli Solsel

<p>Warga Tunggu Taji Tim Saber Pungli Solsel<p>

VALORAnews - Sejak 24 Januari 2017, Kabupaten Solok Selatan (Solsel) resmi memiliki Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli). Namun, mendekati...

Irfendi Kirim Pemuda Limapuluh Kota ke BBPLK Kemanaker Bandung

AI Mangindo Kayo | Minggu, 01-07-2018 | 17:25 WIB | 38 klik | Kab. Lima Puluh Kota
<p>Irfendi Kirim Pemuda Limapuluh Kota ke BBPLK Kemanaker Bandung<p>

Bupati Limapuluh Kota, H Irfendi Arbi melepas peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) ke Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Kementerian Tenaga Kerja, pekan kemarin. (humas)

VALORAnews - Bupati Limapuluh Kota, H Irfendi Arbi melepas peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) ke Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Kementerian Tenaga Kerja (Kemanaker) RI di Bandung.

Ia berharap, penguatan kualitas dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) bagi para pencari kerja itu mampu mengurangi jumlah pengangguran di daerah ini. Hal itu disampaikan Irfendi dalam arahannya ketika melepas secara resmi peserta PBK ke Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Bandung, bertempat di rumah dinas bupati, kemaren.

"Kita sengaja mengirim para pemuda dari daerah ini untuk mengikuti berbagai bentuk pelatihan keterampilan dengan tujuan mengatasi masalah pengangguran. Sebab, lapangan kerja dan angka pengangguran merupakan salah satu masalah di Kabupaten Limapuluh Kota," ungkap Irfendi yang sebelumnya mengirim belasan pemuda ke ke Balai Besar Diklat Serang, Banten, pekan lalu.


Dengan adanya pelatihan automotive ini, lanjut Irfendi, diharapkan adanya peningkatan kualitas SDM, sehingga mereka yang semula menganggur mampu menciptakan lapangan kerja sendiri atau diterima bekerja pada perusahan pengguna tenaga kerja. Khusus bagi peserta pelatihan yang dinilai berprestasi, akan disalurkan langsung untuk bekerja pada perusahaan automotive terkemuka di Kota Jakarta dan Bandung.

"Saya meminta agar seluruh peserta yang kita kirim ke BBPLK Bandung hari ini benar-benar mengikuti pendidikan dan pelatihan tersebut dengan sungguh-sungguh. Agar sepulang dari pelatihan itu bisa bekerja dan mandiri," pesan Irfendi.

Dikatakan, masalah ketegakerjaan merupakan salahsatu persoalan yang menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Limapuluh. Untuk mempercepat pengurangan angka pengangguran, Pemkab tidak saja mengirimkan usia produktif mengikuti berbagai keterampilan, namun juga berusaha menyalurkan para pencari kerja ke sejumlah perusahaan besar.

"Selain membekali para pencari kerja dengan keterampilan, kita juga terus berusaha melakukan kerjasama dengan sejumlah perusahaan besar agar mau menerima tenaga kerja kita," tutur Irfendi. Tak kalah pentingnya, juga mampu membuka lapangan kerja sendiri," ingat Irfendi.

Selain memiliki pengetahuan dan keterampilan, Irfendi mengingatkan, para peserta pelatihan itu agar mampu menunjukan perilaku atau sikap kerja yang baik agar nantinya benar-benar tampil menjadi tenaga kerja yang siap saing. Setelah mendapatkan pelatihan keterampilan, para pencari kerja itu diharapkan benar-benar tampil menjadi tenaga kerja terampil dan berkompeten dan dibutuhkan pengguna tenaga kerja.

"Kita tentu akan selalu berperan aktif menyikapi persoalan tenaga kerja di daerah ini. Khusus dalam kegiatan PBK, kita mengucapkan terima kasih kepada pihak Kementerian Tenaga Kerja yang telah memberikan kesempatan putera puteri kita mendapatkan pelatihan keterampilan," tutup Irfendi.

Selain memfasilitasi mengikuti pelatihan untuk penguatan kualitas dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), Irfendi juga telah menyalurkan puluhan pencari kerja di daerah ini ke sejumlah perusahaan besar.

"Intinya, kita membekali generasi muda kita dengan pelatihan keterampilan sebagai upaya memperluas lapangan kerja dan memberntas pengangguran. Sebab, sepulang dari pendidikan dan latihan, para peserta pelatihan itu diharapkan bisa berusaha secara mandiri, atau mendapatkan pekerjaan," papar Irfendi.

Sementara itu, Kabid Ketenagakerjaan, Afrizal dalam laporannya mengatakan, peserta pelatihan mesin automotive ini berjumlah lima orang yang telah lulus seleksi admisnistrasi, wawancara dan tes kesehatan. Peserta akan mengikuti pendidikan dan latihan selama tiga bulan tanpa dikenakan biaya sama sekali.

"Selain gratis, setelah selesai mengukuti pelatihan tersebut peserta akan mendapatkan sertifikatPBK yang bisa digunakan buat melamar pekerjaan ke perusahaan-perusahaan besar," yakin Afrizal.

Menurutnya, dalam pelatihan di BBPLK Bandung itu peserta akan mendapatkan latihan fisik, mental dan disiplin. Dengan dikirimnya peserta pelatihan ini, berarti dalam tahun 2018 sudah ada 60 pemuda yang telah dikirim ke tempat pelatihan-pelatihan keterampilan.

Dijelaskan Afrizal, kesempatan mendapatkan pelatihan keterampilan itu cukup diminati pencari kerja di daerah ini. Bagi yang belum lolos diperkirakan akan dikirim pada kesempatan berikutnya.

Ikut hadir dalam acara melepas peserta pelatihan itu para orang tua peserta dan sejunlah wali nagari asal peserta pelatihan tersebut. (rls/kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kab. Lima Puluh Kota