MITRA VALORA NEWS

Minggu, 2018-07-22 21:58 WIB

Warga Tunggu Taji Tim Saber Pungli Solsel

<p>Warga Tunggu Taji Tim Saber Pungli Solsel<p>

VALORAnews - Sejak 24 Januari 2017, Kabupaten Solok Selatan (Solsel) resmi memiliki Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli). Namun, mendekati...

Jemput Warga yang Belum Masuk DPS Pemilu 2019, Ini Saran KPU Sumbar

AI Mangindo Kayo | Selasa, 03-07-2018 | 20:40 WIB | 86 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Jemput Warga yang Belum Masuk DPS Pemilu 2019,  Ini Saran KPU Sumbar<p>

Ketua Divisi Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan SDM KPU Sumbar, Gebril Daulay melihat DPS Pemilu 2019 di kantor Walinagari Koto Tuo, Kecamatan Harau, Limapuluh Kota, Selasa (3/7/2018). (mangindo kayo/valoranews)

VALORAnews - Ketua Divisi Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan SDM KPU Sumbar, Gebril Daulay mengharapkan anggota KPU di tingkat kabupaten/kota, merancang election corner di tempat-tempat keramaian di wilayah kerja masing-masing.

Lokasi ini, nantinya dijadikan tempat menampung masukan masyarakat selama masa pengumuman Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilu 2019. Masukan itu bisa berupa warga yang belum terdaftar dan perubahan data yang tak sesuai data di dokumen kependudukan.

"Kita harus memberi kemudahan pada warga yang belum terdaftar di DPS Pemilu 2019 pada masa pengumuman dan tanggapan masyarakat ini. Election corner ini merupakan salah satu upaya KPU pro aktif menjemput data pemilih," ungkap Gebril usai monitoring ke KPU Limapuluh Kota dan Payakumbuh, Selasa (3/7/2018).


Agar lebih familiar dengan masyarakat setempat, harap dia, penamaan election corner ini bisa menyesuaikan. Election corner ini berupa satu buah booth (stand), petugasnya dan sarana komputer beserta jaringan internet.

"Lokasi bisa di mall, pasar tradisional atau lokasi car free day. Intinya, lokasi itu berada dikeramaian, sehingga warga bisa mengetahui apakah mereka sudah terdaftar atau belum," terang Gebril yang didampingi Agustian Piliang (Kasubag Data KPU Sumbar).

DPS ini diumumkan sejak ditetapkan pada 18 Juni 2018 lalu. Masa memasukan tanggapan masyarakat ini dimulai sejak diumumkan dan berakhir 8 Juli 2018 nanti.

Pantauan di PPS Nagari Koto Tuo, Kecamatan Harau, baru ada tanggapan masyarakat sebanyak 18 orang. Jumlah warga yang tercatat di DPS kecamatan Harau ini mencapai 34.785 pemilih yang tersebar di 11 nagari.

Kemudian, di situ juga ada temuan Panwas 17 orang dimana setelah diteliti 3 orang di antaranya sudah masuk DPS. Sisanya, 14 orang lagi tengah mengurus dokumen kependudukan di wilayah tersebut. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Provinsi Sumatera Barat