MITRA VALORA NEWS

Rabu, 2018-09-19 06:35 WIB

Portal sscn.bkn.go.id Belum Bisa Diakses, Ini Penjelasan Pendaftaran CPNS 2018

<p>Portal sscn.bkn.go.id Belum Bisa Diakses, Ini Penjelasan Pendaftaran CPNS 2018<p>

VALORAnews -- Portal sistem seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Badan (CPNS) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan alamat http://sscn.bkn.go.id...

Direktur Kemensos Apresiasi Irfendi Arbi, Ini Alasannya

AI Mangindo Kayo | Selasa, 03-07-2018 | 20:36 WIB | 121 klik | Kab. Lima Puluh Kota
<p>Direktur Kemensos Apresiasi Irfendi Arbi, Ini Alasannya<p>

Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kemensos Sosial RI, Rachmat Koesnadi dan Bupati Limapuluh Kota, H Irfendi Arbi menyaksikan langsung penyandang disabilitas mental UILS Rumah Idaman Suliki tengah memasak makanan, Selasa (3/7/2018). (humas)

VALORAnews - Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kementerian Sosial RI, Rachmat Koesnadi mengapresiasi Bupati Limapuluh Kota, H Irfendi Arbi. Sebab, orang nomor satu di Kabupaten Limapuluh Kota terbukti peduli dengan masalah sosial dan juga telah berinovasi bagi penyandang disabilitas.

Hal itu disampaikan Rachmat dalam penyampaiannya pada acara koordinasi penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan pelaksanaan gerakan stop pemasungan di pendopo rumah dinas bupati, Selasa (3/7/2018).

"Saya melihat Bupati Irfendi Arbi benar-benar peduli dengan masalah sosial di tengah masyarakatnya. Lebih dari itu, saya mengapresiasi inovasi Bupati Irfendi Arbi yang telah mendirikan Unit Informasi Layanan Sosial (UILS) buat membantu penyandang disabilitas mental atau penyandang gangguan jiwa di daerah ini," ungkap Rachmat.


Menyimak kepedulian dan terobosan yang telah dilakukan Irfendi Arbi, ia optimistis, Kabupaten Limapuluh Kota dalam waktu dekat ini akan bebas dari pemasungan. Untuk mendukung penanganan penyandang disabilitas tersebut, Rachmat memastikan akan mengalokasikan bantuan khusus bagi daerah ini.

"Dengan kerendahan hatinya, Bupati konsen memperhatikan dan berbuat terhadap penyandang masalah sosial tersebut. Kami sangat menghargai kepedulian Bupati Irfendi Arbi terhadap masalah sosial ini," tutur Rachmat.

Rachmat berharap, UILS di Kabupaten Limapuluh Kota terus berkembang dan didukung semua pihak terkait. Ia ingin, ke depannya setiap kabupaten dan kota bisa menangani masalah disabilitas mental seperti yang telah dilakukan Kabupaten Limapuluh Kota. Sebab, penyandang gangguan jiwa itu harus mendapatkan pelayanan dan pendampingan agar sakitnya tidak kumat.

"Dengan adanya UILS, kita berharap masalah disabilitas mental bisa ditangani sendiri oleh masing-masing daerah. Kita tidak mau penyandang disabilitas itu dibiarkan dan dikerangkeng karena itu jelas-jelas melanggar Hak Asasi Manusia," tutur Rachmat sembari meminta suport pihak BPJS buat pelayanan kesehatan para penyandang disabilitas.

Apresiasi senada juga dilontarkan tenaga ahli direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kemensos Rini Hartini Rinda A. Ia optimistis dengan kepedulian dan keseriusan Bupati, penanganan masalah sosial di daerah ini akan berjalan lancar.

"Dengan kepedulian Irfendi Arbi terhadap masalah sosial ini, saya yakin penanganan disabilitas di Kabupaten Limapuluh Kota tidak akan mengalami hambatan," tutur Rini.

Sebelumnya, Irfendi Arbi mengatakan, selama ini sudah banyak penyandang gangguan jiwa yang dibebaskan dari pasungan dan mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Jiwa. Bahkan beberapa orang di antaranya sudah dikirim ke Panti Sosial Bina Laras Dharma Guna Kemensos RI di Bengkulu.

"Kami berharap Limapuluh Kota segera bebas pemasungan. Untuk itu kami sangat berharap kerjasama dengan semua pihak terkait agar setiap penyandang gangguan jiwa yang telah mendapatkan perawatan medis bisa mendapatkan pembinaan dan pendampingan lebih lanjut," ujar Irfendi.

Irfendi menginginkan, ke depannya UILS di daerah ini tidak hanya UILS Rumah Harapan di Suliki, namun juga ada disetiap Puskesmas atau ditiap kecamatan.

"Ke depan, kita ingin setiap Puskesmas di daerah ini juga memiliki UILS yang akan melayani dan mendampingi penyandang disabilitas mental. Dengan begitu, penyandang disabilitas di Kecamatan Kapur IX atau Pangkalan dan kecamatan lainnya, tidak harus jauh-jauh lagi ke UILS Rumah Idaman di Suliki," simpul Irfendi. (rls/kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kab. Lima Puluh Kota