MITRA VALORA NEWS

Senin, 2018-11-19 20:58 WIB

Sumbar Raih Penghargaan Integra 2018 Kategori Hubungan Industrial Terbaik

<p>Sumbar Raih Penghargaan Integra 2018 Kategori Hubungan Industrial Terbaik<p>

VALORAnews - Kementerian Ketenagakerjaan RI, memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang berprestasi dalam...

Inflasi Sumbar Terkendali Selama Lebaran 1439 H Karena Hal Ini

AI Mangindo Kayo | Rabu, 04-07-2018 | 07:22 WIB | 197 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Inflasi Sumbar Terkendali Selama Lebaran 1439 H Karena Hal Ini<p>

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno bersama Wakil Ketua TPID Sumbar, Endy Dwi Tjahjono dan stake holder terkait, saat meninjau harga sembako jelang Idul Fitri 1439 H, pada Ramadhan lalu. (humas)

VALORAnews -- Wakil Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah Sumbar (TPID), Endy Dwi Tjahjono menilai, terjaganya inflasi pada periode lebaran 2018 , tidak terlepas dari sejumlah upaya yang dilakukan TPID di bawah arahan Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno dan kepala daerah (kabupaten/kota). Di bawah arahan mereka, TPID semakin intensif melakukan koordinasi antar daerah di Sumatera Barat.

"Upaya tersebut antara lain diwujudkan melalui peningkatan sinergi untuk menjaga ketersediaan dan kelancaran pasokan bahan pangan strategis, khususnya saat Ramadhan dan Idul Fitri 2018," ungkap Endy dalam siaran pers yang diterima, Selasa (3/7/2018).

Hal tersebut tercermin dari berbagai program pasar murah dan sidak pasar yang dilakukan oleh Pemerintah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota menjelang lebaran berjalan dengan baik dan sesuai dengan target yang ditetapkan.


Selain itu, antisipasi gejolak harga bahan pangan juga dapat diredam seiring dengan turut andilnya Bulog Divre Sumatera Barat dalam melakukan operasi pasar, khususnya beras dan daging beku, untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan masyarakat pada saat Ramadhan dan Idul Fitri 2018.

Sebagai informasi, selama Juni 2018 Bulog Divre Sumatera Barat melakukan operasi pasar sebanyak 157 ton beras untuk seluruh Sumatera Barat. Tidak hanya itu. Keberhasilan pengendalian inflasi Sumatera Barat juga berkaitan dengan komunikasi ekspektasi inflasi kepada masyarakat.

"Upaya tersebut antara lain dilakukan dengan menggandeng ulama untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan konsumsi berlebihan saat Ramadhan," terangnya.

Selain itu, Kantor Perwakilan Bank Indonesia juga turut berpatisipasi secara aktif dalam upaya pengendalian inflasi saat Ramadhan dan Idul Fitri 2018 melalui program pasar murah di 5 (lima lokasi) di Kota Padang termasuk di halaman Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, serta komunikasi ekspektasi inflasi kepada masyarakat baik yang dilakukan melalui talkshow maupun iklan di sejumlah radio lokal. (rls/vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Provinsi Sumatera Barat