MITRA VALORA NEWS

Jumat, 2018-09-21 23:30 WIB

Inilah Penyebab Terbakarnya SPBU Sawahan, Pertamina Tunggu Uji Labfor Polri

<p>Inilah Penyebab Terbakarnya SPBU Sawahan, Pertamina Tunggu Uji Labfor Polri<p>

VALORAnews - Kebakaran di SPBU 14251519 di Jl Sawahan, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Padang Timur, Jumat (21/9/2018) sekitar pukul 14.40 WIB, berawal...

8 Pejabat Tinggi Pratama Solsel Dilantik, Ini Harapan Bupati

AI Mangindo Kayo | Rabu, 11-07-2018 | 16:57 WIB | 207 klik | Kab. Solok Selatan
<p>8 Pejabat Tinggi Pratama Solsel Dilantik, Ini Harapan Bupati<p>

Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria memberikan ucapan selamat kepada pejabat yang dilantik jadi delapan pimpinan tinggi pratama dilingkup Setdakab Solsel, Selasa (10/72018) di aula kantor bupati Solok Selatan. (humas)

VALORAnews - Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria melantik delapan pimpinan tinggi pratama dilingkup Setdakab Solsel, Selasa (10/72018) di aula kantor bupati Solok Selatan. Dua di antaranya merupakan hasil lelang jabatan dan enamnya melalui job fit.

Delapan orang yang dilantik tersebut yaitu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Harri Trisna dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Syamsurizal yang memenangkan lelang jabatan serta yang melalui jobfit, Kalaksa BPBD Johny Hasan Basri, Staf Ahli Kemasyarakatan Editorial, Kepala Dinas Perumkin dan LH, Amril Bakri, DPMPTSP, Gusnawati, Asisten III Amdani dan Bappeda Yul Amri.

Selain itu, juga dilantik tiga pejabat administrator yaitu Sekretaris Disparbud Yolni Hendra, Sekretaris Disperindagkop Budiman dan Sekretaris Disominfo Yeni Efrianti.


Muzni Zakaria mengatakan, pejabat yang dilantik harus memahami isi dari sumpah jabatan yang diucapkan. "Setiap pejabat harus bisa bertanggungjawab sesuai tugas pokok dan fungsinya seperti yang diucapkan," katanya.

Selain itu, pejabat harus bisa menjaga rahasia, karena ada hal yang tidak boleh diinformasikan ke publik sesuai sumpah jabatan. Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) berfungsi memimpin dan memotivasi ASN pada instansi pemerintah.

"Kita berharap, pejabat yang dilantik secepatnya bisa menyesuaikan diri di lingkungan baru serta lebih mengutamakan kepentingan negara dari pribadi," ujarnya.

Harri Trisna sebelumnya menjabat pelaksana tugas kepala Bappeda, sedangkan Syamsurizal Plt Kominfo, Johny Hasan Basri staf ahli. Sedangkan Editorial sebelumnya menjabat Kalaksa BPBD, Amril Bakri DPMPTSP, Gusnawati Staf ahli dan Yul Amri Asisten III dan Amdani Kepala Inspektorat.

Pemerintah Solsel sebelumnya melelang enam pimpinan pratama pada 2018, tetapi baru dua yang dilantik sedangkan sisanya masih menunggu. Sedangkan satu lagi peserta yang memenuhi syarat tidak mencukupi.

Tiga OPD yang masih menunggu hasil lelang yaitu Sekwan, Dinas KB dan Pemberdayaan Masyarakat serta Pekerjaan Umum dan Tata Ruang. Sekarang juga ada satu OPD yang tidak memiliki pimpinan yaitu Inspektorat.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia, Erwin Ali menambahkan, untuk OPD yang belum memiliki pimpinan secepatnya akan ditunjuk pelaksana tugas.

"Kami secepatnya menyusun tim Panitia Seleksi guna melelang tiga jabatan pimpinan tinggi pratama," ujarnya.

Tiga pimpinan tinggi pratama yang akan dilelang yaitu kepala Inspektorat, Kepala Pol PP dan Damkar serta Kepala Disperindagkop, karena yang pejabat saat ini memasuki masa pensiun, Agustus 2018. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar