MITRA VALORA NEWS

Selasa, 2018-08-21 17:18 WIB

Bus Tranek Terbakar di Malibou Anai Sore Ini

<p>Bus Tranek Terbakar di Malibou Anai Sore Ini<p>

VALORAnews - Satu unit bus antar kota dalam provinsi (AKDP) merk Tranek Mandiri, terbakar di kawasan Malibou Anai, Selasa (21/8/2018) sekitar pukul...

Tinta Pencetak KTP Elektronik di Solsel Habis

AI Mangindo Kayo | Jumat, 20-07-2018 | 23:34 WIB | 205 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Tinta Pencetak KTP Elektronik di Solsel Habis<p>

Kadisdukcapil Solsel, Efi Yandri. (humas)

VALORAnews - Hingga hari ini, Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil (Disdukcapil) Solok Selatan belum bisa melakukan pencetakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik. Pasalnya, ribbon atau tinta pencetak KTP telah habis. Sementara, proses pengadaan tinta yang dilakukan masih belum membuahkan hasil.

"Sejak mengalami kehabisan tinta dari tanggal 2 Juli lalu, upaya pengadaan yang kami lakukan masih terkendala dengan perusahaan rekanan. Pesanan yang kami lakukan belum dipenuhi perusahaan, karena masih adanya keraguan terhadap mekanisme utang yang kami ajukan," kata Kepala Disdukcapil Solsel, Efi Yandri.

Pihaknya, lanjut Efi Yandri, sudah memesan 20 ribbon kepada perusahaan yang ditunjuk dalam kerjasama pengisian tinta tersebut dengan mekanisme pembayaran dilakukan setelah anggaran perubahan.


Namun, katanya, pihak perusahaan masih enggan memenuhi dengan alasan khawatir akan anggaran untuk pelunasan tinta itu tidak terakomodir di anggaran perubahan nantinya.

Bahkan untuk lebih meyakinkan, sebutnya, perusahaan meminta Dukcapil Solsel untuk berkoordinasi terlebih dahulu dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Solsel, tentang akomodasi anggaran pembayaran tinta tersebut. Hal itu diminta sekaitan dengan batas mekanisme hutang yang direncanakan terlunasi tepat waktu.

"Secepatnya, kami akan melakukan koordinasi dengan Ketua TAPD agar bisa memberi kepastian soal itu. Sementara ini, kami juga berencana melakukan pergeseran anggaran untuk solusi, namun berkemungkinan anggarannya tidak bisa memenuhi sebanyak tinta yang dibutuhkan," ujarnya.

Di sisi lain, pascakehabisan tinta sejak dua pekan terakhir ini, Disdukcapil Solsel menerbitkan surat keterangan (Suket) sebagai ganti sementara E-KTP. Sepanjang itu, Dinas terkait sudah menerbitkan 562 Suket.

"Kami sudah memasang pengumuman soal ini di kantor. Sementara penerbitan Suket untuk keperluan administrasi masyarakat, masih berlaku sebagai pengganti E-KTP," katanya.

Kemudian, Data Konsolidasi dan Bersih (DKB) semester II diketahui jumlah penduduk di Solsel sebanyak 178.687 jiwa dan terdapat 126.861 jiwa yang wajib KTP. Sementara yang sudah memiliki KTP baru sebanyak 99.304 jiwa.

Mesti proses pencetakan terganggu, tambahnya lagi, proses layanan administrasi kependudukan lainnya tetap berjalan, seperti akta kelahiran, KK, serta perekaman data KTP elektronik.

"Kami mohon maaf atas kehabisan tinta ini yang mengakibatkan pelayanan pencetakan E-KTP jadi terganggu. Setelah proses pengadaan atas permintaan barangnya selesai, layanan pencetakan akan langsung dimulai kembali," ujarnya. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Ranah