MITRA VALORA NEWS

Senin, 2018-12-10 21:34 WIB

Bina Anjal dengan Batalyon 133, Padang Raih Penghargaan Kemensos

<p>Bina Anjal dengan Batalyon 133, Padang Raih Penghargaan Kemensos<p>

VALORAnews -- Kota Padang meraih penghargaan Rehabilitasi Sosial Anak Jalanan dari Kementerian Sosial RI. Penghargaan tersebut diterima Kepala Dinas...

Enam Kali Gempa Susulan Iringi Lindu 5,3 SR di Sabtu Dinihari

AI Mangindo Kayo | Sabtu, 21-07-2018 | 09:56 WIB | 130 klik | Kab. Mentawai
<p>Enam Kali Gempa Susulan Iringi Lindu 5,3 SR di Sabtu Dinihari<p>

Lokasi gempa 5,3 SR di Mentawai pada Sabtu (21/7/2018) dinihari. (istimewa)

VALORAnews - Wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera, diguncang gempabumi tektonik berkekuatan 5,3 Skala Richter (SR), Sabtu (21/7/2018), pukul 02.58 WIB. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,73 LS dan 99,81 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 44 km arah timur laut Kota Tua Pejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, dengan kedalaman 23 km.

"Gempabumi ini termasuk dalam klasifikasi gempabumi dangkal, akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dipicu oleh penyesaran naik (thrust fault)," ungkap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono dalam siaran pers yang diterima.

Dampak gempabumi berdasarkan Peta Tingkat Guncangan (Shakemap BMKG), ungkap Rahmat, menunjukkan bahwa guncangan dirasakan antara lain di daerah Padang pada skala II SIG-BMKG atau III MMI dan Pariaman pada skala I SIG-BMKG atau II - III MMI.


"Dampak goncangan gempa ini sesuai dengan hasil laporan masyarakat bahwa gempabumi ini dirasakan di Padang, Pariaman dan kepulauan Mentawai II SIG-BMKG (II-III MMI). Padangpanjang, Bukittinggi, Painan I SIG-BMKG (I-II MMI)," terangnya.

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 05.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 6 kali aktivitas gempabumi susulan (aftershock), dengan kekuatan kekuatan yang paling besar 4,7 SR. "Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," harap Rahmat. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar