MITRA VALORA NEWS

Selasa, 2018-08-21 17:18 WIB

Bus Tranek Terbakar di Malibou Anai Sore Ini

<p>Bus Tranek Terbakar di Malibou Anai Sore Ini<p>

VALORAnews - Satu unit bus antar kota dalam provinsi (AKDP) merk Tranek Mandiri, terbakar di kawasan Malibou Anai, Selasa (21/8/2018) sekitar pukul...

Lantai 3 Terminal BIM Bisa Jadi Shelter

AI Mangindo Kayo | Minggu, 22-07-2018 | 16:51 WIB | 169 klik | Provinsi Sumatera Barat

VALORAnews - Lantai 3 Terminal Bandara Internasional Minangkabau (BIM), bisa dijadikan lokasi evakuasi vertikal (shelter). Penunjuk arah ke jalur evakuasi juga telah terpasang di berbagai titik strategis.

"Pembangunan terminal ultimate BIM yang akan dimulai 2019, juga memperhatikan kondisi Sumbar yang rawan gempa," ungkap Humas PT AP2 BIM, Fendrick Sondra, Ahad (22/7/2018).

Dikatakan Fendrick, saat kejadian gempa berkekuatan 7,9 SR pada 30 November 2009 lalu, konstruksi bangunan terminal tak mengalami kerusakan berarti.


"Terminal BIM hanya mengalami kerusakam pada plafon gypsum. Copot dari posisinya. Dan beberapa kerusakan di kaca bandara karena memang dipecah oleh penimpang di area check in," ungkap Fendrick.

Untuk suplai air bersih, terang Fendrick, memang terputus dari PDAM. Mengatasinya, PT AP2 BIM memiliki air cadangan ya g bisa disuplai ke terminal bandara.

"Untuk listrik pun begitu, kita juga di back up oleh generator yang alhamdulillah, waktu itu berfungsi dengan baik. Sehingga operasional bandara tidak terlalu terganggu pascagempa," terangnya.

"Tengah malamnya, pesawat charter gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, pesawat Brimob dari Palembang dan Aceh sudah bisa mendarat di BIM. Itu hanya berselang beberapa jam setelah gempa yang terjadi sore hari," tambahnya. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Ranah

Berita Provinsi Sumatera Barat