MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2018-12-13 19:50 WIB

DPTHP Kedua Catatkan Ribuan Pemilih Tanpa Dokumen Kependudukan di Sumbar

<p>DPTHP Kedua Catatkan Ribuan Pemilih Tanpa Dokumen Kependudukan di Sumbar<p>

VALORAnews - Pemilih di Sumbar bertambah 76.242 orang setelah penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Kedua (DPTHP-2) di Padang, Rabu...

Pertama Muncul Agustus 2016

Bunga Raflesia Kembali Mekar di Nagari Salo

AI Mangindo Kayo | Minggu, 29-07-2018 | 20:23 WIB | 270 klik | Kab. Agam
<p>Bunga Raflesia Kembali Mekar di Nagari Salo<p>

Tiga orang warga, mengamati Bunga Raflesia yang mekar di Nagari Salo, Kecamatan Baso, Agam, Ahad (29/7/2018). Bunga ini mekar di pinggang Bukit Barisan. Belum diketahui jenis bunga raflesia yang tumbuh itu. (facebook feri kurniawan)

VALORAnews - Bunga Raflesia kembali ditemukan mekar di Bukit Baka, Kampung Kuruak, Nagari Salo, Kabupaten Agam, Sumbar, Ahad (29/7/2018). Bunga sejenis juga mekar di lokasi tersebut, 4 Agustus 2016 lalu.

"Mekarnya masih belum sempurna. Lokasinya berada tak jauh dari bak air Pamsimas di Kampuang Kuruak," ungkap warga Nagari Salo, yang mengunggah bunga langka ini di jejaring sosialfacebook, Feri Kurniawan, Ahad (29/7/2018).

Masih belum diketahui, jenis raflesia yang akan mekar sempurna ini. "Sepertinya, mirip dengan yang mekar dua tahun lalu," terangnya.


Dikatakan, akses jalan menuju lokasi bunga mekar ini cukup bagus. Namun, karena lokasi tumbuhnya berada di gugusan perbukitan Bukit Barisan dengan ketinggian cukup tinggi, membuat lokasi itu membutuhkan perjuangan ekstra.

Di dunia, terdapat sedikitnya 27 jenis bunga Rafflesia. Kebanyakan orang hanya mengenal bunga Rafflesia Arnoldi yang sering tumbuh di hutan Bengkulu. Ternyata, banyak jenis Rafflesia yang tumbuh di hutan lain di luar Provinsi Bengkulu dan bukan jenis Rafflesia Arnoldi.

Dikutip dari buku Rafflesia, Pesona Bunga Terbesar di Dunia (Agus Susatya, 2011),Rafflesia arnoldii, paling populer, paling banyak yang ada di hutan Bengkulu. Paling banyak dikenal oleh masyarakat karena ditemukan pertama kali oleh Sir Stamford Raffles dan Dr Joseph Arnold pada 1818 di Desa Pulo Lebar (Kecamatan Pino Raya), 30 km dari Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Bunga ini jadi icon lambang Provinsi Bengkulu. Rafflesia Arnoldi merupakan jenis yang terbesar di dunia (The Biggest of Flower in The World) dengan diameter 70-110 sentimeter. Rafflesia Arnoldii dijuluki juga sebagai Patma Raksasa dan mendapat predikat sebagai Puspa Langka Nasional (Kepres No 4 Tahun 1993). (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar