MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2018-10-18 18:16 WIB

Ilusi Band Ajak Berperilaku Jujur Lewat Rilis Lagu Bohong

<p>Ilusi Band Ajak Berperilaku Jujur Lewat Rilis Lagu Bohong<p>

VALORAnews - Seperti kerang memendam mutiara, akhirnya Ilusi Band merilis lagu ke tiga berjudul Bohong. Lagu ini adalah lagu pertama ditulis Ilusi...

Solsel Canangkan Layanan Kesehatan Bergerak

AI Mangindo Kayo | Selasa, 31-07-2018 | 22:19 WIB | 275 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Solsel Canangkan Layanan Kesehatan Bergerak<p>

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit berfoto bersama tenaga medis, saat pelayanan kesehatan bergerak di daerah terpencil Nagari Lubuk Ulang Aling Tengah, Selasa (31/7/2018). (humas)

VALORAnews - Memberikan pelayanan kesehatan hingga kedaerah terpencil, Dinas Kesehatan Solok Selatan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, gelar pelayanan kesehatan bergerak di Jorong Tanah Galo, Nagari Lubuk Ulang Aling Tengah, Selasa (31/7/2018). Kegiatan ini sekaligus, menyokong program nusantara sehat yang dicetus pemerintah pusat.

Kegiatan yang berpusat di Puskesmas Lubuk Ulang Aling tersebut, mendatangkan lima dokter spesialis dan satu dokter umum, dihadiri langsung Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit.

Dia mengatakan, ini salah satu upaya Pemprov Sumatera Barat untuk mengeluarkan daerah ini dari daerah tertinggal. Indikator kesehatan sendiri merupakan hal yang wajib terpenuhi secara target nasional.


"Selama ini, barangkali mereka kesulitan dalam hal pelayanan kesehatan. Dengan kegiatan seperti ini diharapkan mampu membantu masyarakat didaerah terpencil itu. Khususnya dibidang kesehatan," katanya.

Kegiatan seperti ini, lanjut Nasrul Abit, tentu memberikan efek yang baik terhadap kesehatan masyarakat yang berada di daerah terpencil ini.

"Mudah-mudahan dengan kegiatan kesehatan bergerak ini, masyarakat yang ada didaerah ini dapat terbantu. Terutama, dibidang kesehatan," ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Barat, Mery Yuliesday mengatakan, kegiatan pelayanan kesehatan bergerak ini digelar pada daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T) di tiga kabupaten yang ada di Sumatera Barat. Salah satunya Kabupaten Solok Selatan.

"Ada lima dokter spesialis yang kita bawa kedaerah ini. Untuk memberikan pelayanan yang optimal terhadap warga yang berada diujung Kabupaten Solok Selatan ini," kata Mery.

Menurutnya, yang jadi kendala utama bagi warga disini adalah akses transportasi darat. Satu-satunya akses transportasi di daerah ini melalui sungai dengan menggunakan perahu motor.

"Jika mereka sakit, warga mengeluarkan biaya ekstra untuk biaya ongkos perahu motor. Itu jumlahnya cukup besar, mengingat jarak dari daerah yang ada ke Puskesmas hampir rata-rata sekitar 2 jam perjalanan melewati perairan sungai," katanya.

Dijelaskan, menjawab kebutuhan atas pelayanan kesehatan inilah, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat bersama Dinas Kesehatan Solok Selatan, mengadakan pelayanan kesehatan bergerak pada daerah terpencil ini sekaligus, menyokong program nusantara sehat.

"Kedepan, melalui program nusantara sehat ini. Kita akan menempatkan tujuh tenaga medis pada daerah 3T ini," jelasnya.

Tujuh tenaga medis ini, lanjut Merry, terdiri dari tenaga dokter, bidan, perawat, ahli gizi dan lainnya. Mereka akan bertugas melayani masyarakat yang ada di daerah 3T ini. Sehingga persoalan kesehatan tidak lagi menjadi kendala bagi masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran Sungai Batang Hari.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan, Novirman mengatakan, selain memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat di Nagari Lubuk Ulang Aling Tengah dan sekitarnya, masyarakat juga diberikan penyuluhan terhadap perilaku hidup bersih dan sehat serta buang air sembarangan.

"Perilaku hidup bersih dan sehat serta tidak melakukan buang air sembarangan ini merupakan cikal dari hidup sehat. Jika ini diterapkan, tentu masyarakat di daerah ini akan menjalani hidup sehat dan terbebas dari penyakit," katanya.

Keberadaan jamban di masing-masing rumah penduduk, lanjut Novirman, tetap menjadi pesan prioritas dari Dinas Kesehatan. Dan ini hal mutlak menjadi prilaku hidup bersih dan sehat.

"Kedepan kita berharap, kegiatan ini terus bergulir tidak hanya didaerah terisolir. Kegiatan serupa juga akan digelar dimasing-masing nagari di Solok Selatan," katanya. (dky)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar