MITRA VALORA NEWS

Selasa, 2018-08-21 17:18 WIB

Bus Tranek Terbakar di Malibou Anai Sore Ini

<p>Bus Tranek Terbakar di Malibou Anai Sore Ini<p>

VALORAnews - Satu unit bus antar kota dalam provinsi (AKDP) merk Tranek Mandiri, terbakar di kawasan Malibou Anai, Selasa (21/8/2018) sekitar pukul...

Nasrul Abit Serahkan Bantuan Baznas untuk Korban Banjir di Kayu Tanam

AI Mangindo Kayo | Selasa, 07-08-2018 | 22:25 WIB | 171 klik | Kab. Padang Pariaman
<p>Nasrul Abit Serahkan Bantuan Baznas untuk Korban Banjir di Kayu Tanam<p>

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit saat peninjauan lokasi banjir bandang di Nagari Anduriang, Selasa (7/8/2018). (humas)

VALORAnews - Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit menyatakan, untuk rehab seluruh rumah rusak akibat banjir bandang di Nagari Anduriang, Kecamatan Kayu Tanam, Kabupaten Padangpariaman akan dibantu melalui dana Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) tingkat kabupaten.

Adapun besaran bantuan, masih dalam rancangan. Karena, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padangpariaman masih melakukan penghitungan korban yang terdampak.

"Semua rumah yang hanyut dan rusak akan diganti Baznas kabupaten, dan mungkin akan ada bantuan dari Baznas provinsi," ujar Nasrul Abit saat melakukan berkunjung ke lokasi bencana banjir bandang, Selasa (7/8/2018).


Selain itu, Nasrul Abit juga instruksikan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) dan Balai Wilayah Sungai Sumatera V, untuk segera melakukan normalisasi dan pelurusan arah aliran sungai untuk menghindari bencana banjir di kemudian hari. Langkah ini juga dilakukan untuk mengamankan sejumlah rumah warga yang hingga kini masih berdiri.

Wakil Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur menyampaikan, diharapkan masyarakat yang terkena bencana agar sabar. Kondisi ini, akan ditangani secepatnya.

"Penanganan dampak banjir bandang ini segera kita tangani. Saat ini, BPBD juga telah melakukan pertolongan dan membantu warga yang terdampak," jelasnya.

Dijawalkan, pada Rabu (8/8/2018), Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno juga akan berkunjung ke daerah yang terkena bencana ini.

Sementara, Plt Camat Kayu Tanam, Muliyardi mengatakan, sebagian warga yang rumahnya terimbas banjir bandang, juga enggan kembali ke rumahnya karena khawatir akan ada banjir bandang lagi. Apalagi cuaca mendung masih menyelimuti sebagian wilayah Sumbar hingga Selasa sore.

"Juga ada tiga rumah yang letaknya di bibir sungai terancam hanyut. Ada juga 13 unit rumah yang sudah tidak nyaman dan kurang aman," kata Muliyardi.

Dikesempatan itu, Nasrul Abit menyerahkan bantuan darurat dari Pemprov Sumbar kepada masyarakat yang terkena dampak bencana dan 5 Kepala Keluarga yang kehilangan rumah dan rumah yang rusak akibat banjir bandang.

Dari data sementara, sedikitnya 22 keluarga terdampak banjir bandang yang melanda Nagari Anduriang, pada Selasa (7/8/2018) dini hari. Rinciannya, 5 rumah hanyut dan 17 rumah lainnya ikut terendam banjir yang bercampur lumpur.

Tak hanya itu, 22 kerbau warga dilaporkan hanyut.12 ekor di antaranya ditemukan hidup, 6 ekor ditemukan telah mati dan sisanya masih dalam pencarian warga dan tim penanggulangan bencana kabupaten Padang Pariaman. (rls/dky)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Ranah