MITRA VALORA NEWS

Selasa, 2018-08-21 17:18 WIB

Bus Tranek Terbakar di Malibou Anai Sore Ini

<p>Bus Tranek Terbakar di Malibou Anai Sore Ini<p>

VALORAnews - Satu unit bus antar kota dalam provinsi (AKDP) merk Tranek Mandiri, terbakar di kawasan Malibou Anai, Selasa (21/8/2018) sekitar pukul...

Jajaran Kependidikan di Padang Dikenalkan Tipikor

AI Mangindo Kayo | Kamis, 09-08-2018 | 08:37 WIB | 136 klik | Kota Padang
<p>Jajaran Kependidikan di Padang Dikenalkan Tipikor<p>

Wako Padang, Mahyeldi memberikan arahan pada penyuluhan hukum yang disampaikan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar, di aula lantai II Dinas Pendidikan, Jalan Bagindo Aziz Chan, Rabu (8/8/2018). (humas)

VALORAnews - Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Pendidikan Setdako Padang mengikuti penyuluhan hukum yang disampaikan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar, di aula lantai II Dinas Pendidikan, Jalan Bagindo Aziz Chan, Rabu (8/8/2018).

Penyuluhan tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) ini, bertujuan agar PPTK di lingkungan Dinas Pendidikan terhindar dan tidak tersangkut kasus hukum.

"Dimasa kepemimpinan saya ini, Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya dilingkungan Dinas Pendidikan, tidak ada yang tersangkut kasus tindak pindana korupsi, tidak ada yang berurusan dengan hukum. Harus berhati-hati dalam menggunakan anggaran keuangan," tegas Mahyeldi saat memberikan arahan.


Mahyeldi meminta, para ASN khususnya di Disdik, mengikuti aturan yang ada dan berjalan dikoridor yang benar.

Selanjutnya, Mahyeldi menegaskan ke peserta, apa yang disampaikan narasumbe, selanjutnya jadi pedoman dalam melaksanakan tugas. Sehingga, tidak terjadi pelanggaran-pelanggaran, apalagi pada dunia pendidikan. "Efeknya itu bukan personal, tapi adalah pada dunia pendidikan itu sendiri," nilai Mahyeldi.

"Untuk itulah kita hadirkan kejaksaan, untuk memberikan penyuluhan tentang hukum, sehingga kita memahami dan mengaplikasikannya," pungkas mahyeldi.

Mahyeldi juga mengucapkan terimakasih ke Kejati Sumbar, yang telah bersedia hadir memberikan sosialisasi tentang hukum. "Mudah-mudahan kedepan Disdik akan lebih baik dalam mengelola keuangan, serta selamat dunia dan akhirat," imbuhnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Padang, Barlius menyampaikan, penyuluhan hukum ini dilaksanakan bekerjasama dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, untuk menyosialisasikan tentang Tipikor.

"Banyak kepala sekolah, tidak mempunyai dasar tentang pengelolaan keuangan yang baik, karena selama ini tugasnya hanya mengajar dan mendidik. Itulah sebabnya diadakan kegiatan ini, agar kepala-kepala sekolah mempunyai pemahaman yang memadai tentang regulasi yang berlaku tentang tindak pidana korupsi," terang Barlius.

"Kebetulan pihak kejati punya program tentang itu, sehingga mereka kita undang untuk datang kesini memberikan penyuluhan tentang hukum," tambahnya.

Peserta yang hadir dalam sosialisasi ini adalah pelaksana kegiatan seperti PPTK, Kabid, Kasubag, kepala sekolah yang melaksanakan dana BOS, pengawas yang mengawasi sekolah, kemudian koordinator kecamatan.

"Mudah-mudahan, dengan kegiatan ini terbangun pemahaman yang utuh dan terhindar dari tindak pidana korupsi dan mereka merasa aman dan nyaman dalam bekerja," tutur Barlius. (rls/vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Metro

Berita Kota Padang