MITRA VALORA NEWS

Kekuatan Ekonomi jadi Pilar Kedaulatan Bangsa

AI Mangindo Kayo | Kamis, 16-08-2018 | 20:12 WIB | 265 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Kekuatan Ekonomi jadi Pilar Kedaulatan Bangsa<p>

Ketua Pelaksana Bung Hatta Festival, Sekda Bukittinggi, Rektor ISI Padangpanjang, Gubernur Sumbar, Raktor Unitas Padang, Ka Korwil ABDSI Sumbar, Rektor Unidha, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Ka DPN ABDSI, foto bersama usai pembukaan Bung Hatta Festival di Istana Bung Hatta Bukittinggi, 12-13 Agustus 2018 lalu. (istimewa)

VALORAnews - Semangat kebersamaan dalam menciptakan iklim positif usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dilaksanakan Bung Hatta Festival di Istana Bung Hatta Bukittinggi, 12-13 Agustus 2018 lalu.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya pada pelaksana kegiatan, mengingat festival ini berlangsung sekaligus untuk memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia dan hari Usaha Mikro Kecil dan Menengah Nasional 2018.

Sementara, Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Asosiasi Business Development Service Indonesia (DPN-ABDSI), Cak Samsul mengatakan, kekuatan ekonomi merupakan salah satu pilar dalam menjaga kedaulatan bangsa.


"Dalam struktur ekonomi porsi terbesar adalah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Terdapat 57 juta UMKM dengan menyerap 114 juta tenaga kerja di Indonesia. UMKM memiliki peran penting dalam mengentaskan kemiskinan dan pemerataan ekonomi bahkan merupakan pemasukan devisa negara," terang Cak Samsul.

Dalam menciptakan UMKM naik kelas, terangnya, dibutuhkan sinergi yang baik antara 5 komponen atau yang dikenal sebagai Penta Helix (Pemerintah, Akademisi, Pelaku bisnis, Komunitas dan Media). Peran dari lima komponen tersebut perlu ditingkatkan dari tahun ke tahun.

"Diperlukan suatu media untuk melakukan perencanaan, pelaksanaa monitoring dan evaluasi secara terus menerus agar tujuan UMKM naik kelas dapat terlaksana. Kami berencana untuk menjadikan Bunghattafest ini jadi ajang mengingat perjuangan kemerdekaan dan menumbuhkan semangat dalam mengisi pembangunan," terangnya.

Rangkaian kegiatan seminar nasional UMKM Kuat Bangsa Berdaulat dan Creative Talks dengan tema Bentuk Kolaborasi Multi Stakeholders berlangsung meriah dan sukses. "Kegiatan ini akan berlangsung selama 2 hari dengan peserta dari pemerintahan dan pelaku-pelaku usaha," ujar Ketua Pelaksana Bung Hatta Festival, Sepris Yonaldi.

Hari UMKM dideklarasikan pada kongres UMKM dan temu nasional pendamping II pada 25 Mei 2016 yang akhirnya menetapkan tanggal 12 Agustus, tanggal kelahiran Bung Hatta. Pada 2017 lalu, hari UMKM diperingati di seluruh kota di Indonesia. Pada 2018 Bung Hatta Festival ini terpusat di kota Bukittinggi, kota kelahiran sang inspirator ekonomi kerakyatan.

"Diharapkan juga dari kota ini, semangat bangkitnya UMKM Indonesia tumbuh secara bersama-sama untuk mewujudkan fondasi ekonomi yang kokoh," harap Sepris.

Pada kegiatan Bunghatta Fest ini juga dilaksanakan penandatanganan MOU antara Korwil ABDSI Sumatera Barat dengan 3 perguruan tinggi, yaitu: ISI Padangpanjang, Unitas Padang dan Unidha.

Ketua Korwil ABDSI Sumbar, Aidil Ikhsan mengatakan, revolusi industri 4.0 memunculkan peluang dan tantangan baru. UMKM dituntut agar menerapkan teknologi modern dan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi agar dapat menjalankan bisnisnya dengan efesien dan efektif.

"Kerja sama pentahelix diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM. Bung Hatta Fest 2018 ini diharapkan bisa menginspirasi untuk lahirnya ide-ide dan metode baru dalam pengembangan produk, bisnis, dan kemitraan. Untuk tujuan ini, berbagai penghargaan dan lomba diadakan untuk memunculkan sosok pelaku UMKM, pendamping UMKM, dan Pembina UMKM yang dinilai publik paling berhasil dan kreatif," terangnya.

Pada sesi seminar nasional dengan tema Inovasi Sains dan Teknologi Untuk UMKM kuat dan bangsa berdaulat menghadirkan narasumber tingkat nasional, Tri Gunadi (EVP Bisnis Service Telkom), Ceriandri Widuri (Kepala Divisi Pemeringkatan UMKM dan konsultasi manajemen Jamkrindo) dan Yulia Fitria (Perum PNM).

Pada hari kedua dilaksanakan kegiatan Creative talks dengan tema Bentuk Kolaborasi Multistakeholders oleh Adrinof Caniago, mantan Mentri Bapenas sebagai narasumber. Kegiatan Bung Hatta Fest ini diikuti pelaku UMKM yang ada di Sumatera Barat, Perguruan Tinggi se Sumatera Barat, organisasi penggerak UMKM dan utusan Korwil, Korda Asosiasi Busines Development Cervice Se Indonesia.

Dengan adanya kegiatan seminar nasional dan creative talks ini diharapkan mampu merangsang untuk menumbuh kembangkan UMKM untuk menjadi lebih berkarakter dan berdaulat di negeri sendiri. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Provinsi Sumatera Barat