MITRA VALORA NEWS

Rabu, 2018-09-19 23:28 WIB

Ulu Aie Bakal Jadi Sentra Produksi Bawang Merah

<p>Ulu Aie Bakal Jadi Sentra Produksi Bawang Merah<p>

VALORAnews - Kenagarian Persiapan Ulu Aie, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota bakal menjadi sentra produksi bawang merah. Hal itu terlihat...

Bedah Buku Mahyeldi di JCC, Asman Abnur: Pemimpin Besar Lalui Tempaan dari Kecil

AI Mangindo Kayo | Kamis, 13-09-2018 | 22:10 WIB | 95 klik | Kota Padang
<p>Bedah Buku Mahyeldi di JCC, Asman Abnur: Pemimpin Besar Lalui Tempaan dari Kecil<p>

Mantan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Asman Abnur bersama Walikota Padang, H Mahyeldi Dt Marajo, saat bedah buku birografi H Mahyeldi Dt Marajo di Indonesia Internasional Book Fair (IIBF), Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (12/9/2018). (humas)

VALORAnews - Mantan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Asman Abnur menyebut, Walikota Padang, H Mahyeldi Dt Marajo adalah sosok pemimpin yang sederhana. Tidak hanya itu, Mahyeldi juga dinilai sebagai sosok yang mampu melayani warganya dengan baik.

"Mahyeldi pemimpin sederhana dan tampilannya hingga sekarang tak pernah berubah," jelas Asman Abnur saat bedah buku birografi H Mahyeldi Dt Marajo di Indonesia Internasional Book Fair (IIBF), di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Dikatakan, Mahyeldi sudah dikenalnya sejak dulu. Asman menilai, sejak dulu hingga sekarang gaya tampilan Mahyledi memang tidak berubah. Terbilang sederhana.


"Karena itu, pemimpin jangan berubah jika sudah memiliki kekuasaan," jelasnya.

Asman sempat bercerita tentang lika-liku hidupnya jadi pemimpin. Mulai sejak dirinya jadi wakil wali kota, menjadi anggota legislatif hingga menteri.

"Pemimpin yang berhasil adalah pemimpin yang besar lewat tempaan dari kecil," ungkapnya.

Menurut Asman, sosok H Mahyeldi Dt Marajao termasuk begitu. Hidup dikeluarga sederhana dan ditempa oleh orangtua yang sehari-hari bekerja sebagai kuli angkat di pasar.

Sosok pemimpin yang ideal, terangnya, adalah pemimpin yang mampu melawan ego. Termasuk mampu menjaga kepercayaan serta bertanggungjawab.

Sementara, Mahyeldi mengungkapkan, selama memimpin, dirinya berusaha untuk terus menjaga amanah masyarakat. Karena, dirinya memahami, bahwa setiap masyarakat ingin diayani.

"Melayani adalah kewajiban pemimpin," jelasnya.

Buku Biografi berjudul 'Mahyeldi Memimpin Adalah Melayani' diikuti seratusan lebih pengunjung IIBF. Mereka pun sempat bertanya dan mendapat pengalaman dari Asman Abnur dan Mahyeldi Dt Marajo. (rls/vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Metro

Berita Kota Padang