MITRA VALORA NEWS

Senin, 2018-11-19 20:58 WIB

Sumbar Raih Penghargaan Integra 2018 Kategori Hubungan Industrial Terbaik

<p>Sumbar Raih Penghargaan Integra 2018 Kategori Hubungan Industrial Terbaik<p>

VALORAnews - Kementerian Ketenagakerjaan RI, memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang berprestasi dalam...

Dua dari Tiga Pelaku Pembunuhan Sadis di Sawahan Dicokok

AI Mangindo Kayo | Kamis, 13-09-2018 | 22:36 WIB | 406 klik | Kota Padang
<p>Dua dari Tiga Pelaku Pembunuhan Sadis di Sawahan Dicokok<p>

Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan memperlihatkan pelaku dan barang bukti kasus pembunuhan di kawasan Sawahan pada Senin dinihari, pada wartawan di Mapolresta Padang, Kamis (13/9/2018). (feby rikiyanto/valoranews)

Kedua pelaku yang ditangkap itu yakni AK dan AD alias Adi Tamek. Seorang pelaku lagi, Codoik masih berstatus buron.

"AK dan AD adalah pelaku pembunuhan terhadap Taufik Hidayat (33) dan Royal (19) yang terjadi pada Senin (10/9/2018) dinihari di kawasan Sawahan, Padang," terang Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan pada wartawan, Kamis (13/9/2018).

Dikatakan, motif pembunuhan ini berlatarbelakang sakit hati antara pelaku yang berprofesi sebagai supir ambulance pengantar jenazah pada korban yang merupakan pemuda sekitar RSUP M Djamil.


"Berdasarkan keterangan tersangka, korban kerap meminta uang pada para supir ambulance setiap mendapat jasa membawa jenazah. Nominalnya dari Rp50 ribu sampai Rp100 ribu. Hal tersebut yang memicu sakit hati pelaku," terang Kombes Yulmar.

Pada malam kejadian, terangnya, korban sempat melakukan pemukulan terhadap mobil pelaku yang menyebabkan kaca mobil ambulance yang dibawanya retak/pecah.

Dari kejadian itulah, membuat niat tersangka untuk mengejar tersangka lalu sengaja menabrakan ambulance ke para korban.

"Bersama para tersangka turut diamankan barang bukti kayu dan linggis yang dipergunakan pelaku untuk menghabisi korban," ungkapnya.

Atas kejadian tersebut, kedua pelaku terancam Pasal 340 KUHP jo Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.

Sebelumnya, pada Senin (10/9/2018) dinihari, polisi mendapat laporan dari masyarakat, telah terjadi tabrak lari yang mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor tewas.

Setelah polisi tiba kelokasi dan berdasarkan keterangan masyarakat serta rekaman kamera CCTV dari salah satu rumah warga, polisi menyimpulkan kejadian tersebut merupakan pembunuhan.

Dari rekaman CCTV terlihat mobil ambulance yang dikemudikan pelaku sengaja menabrak sepeda motor yang dikendarai korban.

Setelah kedua korban jatuh ketiga pelaku turun dari mobil dan memukuli korban dengan benda tumpul. Setelah itu, ketiga pelaku kembali kedalam mobil dan meninggalkan korban. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Metro

<p>PATBM Wujudkan Padang Bebas Maksiat<p> Senin, 19-11-2018 18:32 WIB

PATBM Wujudkan Padang Bebas Maksiat

<p>Padang Sosialisasikan RANHAM 2018<p> Senin, 19-11-2018 18:21 WIB

Padang Sosialisasikan RANHAM 2018

Berita Kota Padang