MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2018-10-18 12:02 WIB

Sirine Tsunami Bunyi Tanggal 13 dan 26, Artinya Lagi Ujicoba Rutin

<p>Sirine Tsunami Bunyi Tanggal 13 dan 26, Artinya Lagi Ujicoba Rutin<p>

VALORAnews - Dalam rangka peningkatan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana gempa dan tsunami, BPBD Kota Padang melakukan uji coba aktivasi...

Portal sscn.bkn.go.id Belum Bisa Diakses, Ini Penjelasan Pendaftaran CPNS 2018

AI Mangindo Kayo | Rabu, 19-09-2018 | 06:35 WIB | 395 klik | Nasional
<p>Portal sscn.bkn.go.id Belum Bisa Diakses, Ini Penjelasan Pendaftaran CPNS 2018<p>

Portal penerimaan CPNS 2018 BKN belum bisa diakses publik hingga pukul 06.00 WIB pada Rabu (19/9/2018). Padahal, hari ini merupakan hari perdana penerimaan berkas CPNS. (istimewa)

VALORAnews -- Portal sistem seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Badan (CPNS) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan alamat http://sscn.bkn.go.id belum bisa diakses publik hingga pukul 06.00 WIB, Rabu (19/9/2018). Padahal, hari ini pemerintah menyatakan, para pelamar CPNS sudah bisa mengakses portal itu untuk proses pendaftaran CPNS.

Di laman utama portal itu muncul tulisan, 'Portal SSCN saat ini belum dapat diakses sampai pengumuman resmi dari Pemerintah terkait penerimaan CPNS 2018 Info lebih lanjut dapat dilihat di Portal BKN yaitu www.bkn.go.id."

Portal BKN ini juga tidak dapat diakses dengan memunculkan kalimat, error establishing a database connection. Kemungkinan, server BKN ini down (sibuk dan padat-red) karena terlalu banyak diakses publik.


Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) BKN, Mohammad Ridwan mengatakan, dalam awal pembukaan portal SSCN ini, pelamar dipersilakan mendalami informasi mengenai syarat dan formasi jabatan yang sudah tertera di laman SSCN.

"Sedangkan jadwal waktu pendaftaran, akan segera disampaikan ke publik setelah BKN menerima data formasi lengkap dari Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah yang membuka rekrutmen CPNS," kata Ridwan dalam siaran persnya, Selasa (18/9/2018) sore, dikutip dari laman setkab.go.id.

Pemerintah pada 2018 ini, membuka lowongan 238.015 formasi CPNS untuk penerimaan Tahun Anggaran 2019. Sebanyak 238.015 formasi itu terdiri atas 51.271 formasi untuk instansi pusat dan 186.744 formasi untuk instansi daerah.

Sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No 36 Tahun 2018, setiap pelamar hanya dapat mendaftar pada satu instansi pemerintah dan satu formasi jabatan.

Adapun materi seleksi terdiri atas: 1. Seleksi Administratif; 2. Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) yang meliputi: 1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK); 2. Tes Inteligensia Umum (TIU); dan 3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP); selanjutnya, 3. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) bagi yang dinyatakan lulus SKD.

Dikatakan Ridwan, setiap warga negara Indonesia (WNI) mempunyai kesempatan yang sama untuk jadi seorang PNS, sesuai Pasal 23 Ayat 1 Peraturan Pemerintah (PP) No 11 Tahun 2017. Persyaratan dasar tersebut yakni:

1. Pelamar berusia paling rendah 18 tahun dan paling tinggi berusia 35 tahun pada saat melamar.

2. Pelamar tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara dua tahun atau lebih.

3. Pelamar tidak pernah diberhentikan dengan hormat, tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), anggota Polri, atau diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai swasta.

4. Pelamar tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, prajurit TNI, atau anggota Polri.

5. Pelamar tidak menjadi anggota atau pengurus partai atau terlibat politik praktis.

6. Pelamar memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar.

7. Pelamar sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar.

8. Pelamar bersedia ditempatkan di seluruh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

9. Persyaratan lain sesuai dengan kebutuhan jabatan yang ditetapkan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

"Persyaratan tambahan untuk masing-masing formasi ditentukan oleh PPK Kementerian/Lembaga/Daerah (K/L/D)," kata Ridwan dalam siaran pers itu.

Sebanyak 24.817 merupakan formasi jabatan inti dari pelamar umum. 12.000 formasi diantaranya adalah guru madrasah Kementerian Agama yang bertugas di kabupaten atau kota.

Formasi dosen Kemenristek Dikti (Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi) dan Kementerian Agama sebanyak 14.454.

Lalu, di instansi pemerintah daerah terdiri dari 88.000 formasi guru kelas dan mata pelajaran dan 8.000 formasi guru agama.

Tak hanya itu, sebanyak 60.315 untuk formasi tenaga kesehatan, seperti dokter umum, dokter gigi, dan tenaga medis atau para medis. Sedangkan, 30.429 formasi tenaga teknis yang diisi dari pelamar umum. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar