MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2018-10-18 12:02 WIB

Sirine Tsunami Bunyi Tanggal 13 dan 26, Artinya Lagi Ujicoba Rutin

<p>Sirine Tsunami Bunyi Tanggal 13 dan 26, Artinya Lagi Ujicoba Rutin<p>

VALORAnews - Dalam rangka peningkatan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana gempa dan tsunami, BPBD Kota Padang melakukan uji coba aktivasi...

Ferizal Ridwan dan Rombongan Walinagari Belajar ke Kerajaan Klungkung

AI Mangindo Kayo | Jumat, 28-09-2018 | 17:39 WIB | 64 klik | Kab. Lima Puluh Kota
<p>Ferizal Ridwan dan Rombongan Walinagari Belajar ke Kerajaan Klungkung<p>

Raja Klungkung, Bali, Ida Dalem Samara Putra bertukar cenderamata dengan Ferizal Ridwan Sultan Purnama Agung (Wabup Limapuluh Kota), usai dialog di Puri Klungkung, kabupaten Klungkung, Bali, Selasa (25/9/2019). Bersama Ferizal, ikut rombongan 38 walinagari di Limapuluh Kota. (humas)

VALORAnews - Dalam rangka napaktikas peradaban sekaligus meningkatkan hubungan silaturahim, Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan dan rombongan walinagari yang berjumlah 38 orang, disambut secara adat oleh Raja XIII Puri Klungkung, Ida Dalem Samara Putra, di Puri Klungkung, kabupaten Klungkung, Bali, Selasa (25/9/2019).

Saat dialog dan berdiskusi bersama keluarga kerajaan, Ferizal Ridwan mengatakan, kegiatan ini dalam rangka mendampingi walinagari studi banding, menjaga tradisi adat budaya, yang barangkali banyak kesamaan antara kultur adat Minangkabau dengan masyarakat Bali, yang mana sama-sama mencintai dan berguru kepada alam.

"Kita dikaitkan dalam bungkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Banyak kesamaan antara adat Bali dan Minangkabau, sama-sama mencintai alam dan berguru kepada alam seperti falsafah adat Minangkabau, alam takambang jadi guru. Semoga dengan hubungan ini akan semakin mempererat tali silaturahmi antara masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota dan Klungkung," ucapnya.


Dikesempatan itu, Ferizal Ridwan juga menyampaikan ucapan rasa terimakasih yang setingginya pada Krajaan Kelungkung, yang dengan tangan terbuka mau berbagi ilmu dan pengalaman dalam menjaga tradisi serta mempertautkan tali silaturahim, dimana merupakan suatu keharusan dalam agama.

"Kami sangat bersukur bisa bertemu dan bersilaturahim dengan Raja Puri Agung Kelungkung, dimana kegiatan ini merupakan napak tilas yang mempunyai hubungan erat dengan Kabupaten Limapuluh Kota," ungkapnya.

Irmaizar, ketua Perwanaliko yang mewakili rombongan walinagari mengatakan, kedatanganya ke Puri Kelungkung, guna belajar bagaimana masyarakat Bali mengelola sumber daya alam dan budaya.

"Kita ingin belajar, bagaimana mengelola sumbardaya alam dan budaya di Bali. Dengan ini, nantinya kita juga berharap, akan dapat mengangkat sektor wisata di wilayah nagari kita masing-masing," ungkapnya.

Sementara, Ida Dalem Samara Putra mengucapkan selamat datang dan rasa bangga atas kedatangan rombongan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan Sultan Purnama Agung.

"Selamat datang di puri kami, saya gembira dapat bertemu muka. Yang penting hubungan kekeluargaan tetap terjalin. Saya berharap, kita akan dapat menjaga kerukunan serta keharmonisan umat beragama dan keberagaman," tuturnya.

Sekjen AKKI, Lalu Gede Parma menyampikan bangga dan terharu, karena konsep tentang Indonesia merupakan bersatunya para raja di nusantara. Ini merupakan sebagian dari manifestasi kenusantaraan dan itulah yang menghindari perpecahan.

"Ini bukan sesuatu yang tiba-tiba dan bukan tanpa disain, ini maunya alam. Antara Bali dan Limapuluh Kota sama-sama belajar dari alam. Inilah sang penjaga alam yang bersatu. Kebanggaan Nusantara agar mensyukuri jiwa kebinekaan," paparnya.

Selain Ferizal Ridwan dan rombongan walinagari, dialog ini dibuka langsung Sekjan AKKI, Lalu Gede Parma, Raja XIII Puri Kelungkung, Ida Dalem Samara Putra, keluarga kerajaan dan pendese adat Klungkung. (rls/kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar