MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2018-10-18 12:02 WIB

Sirine Tsunami Bunyi Tanggal 13 dan 26, Artinya Lagi Ujicoba Rutin

<p>Sirine Tsunami Bunyi Tanggal 13 dan 26, Artinya Lagi Ujicoba Rutin<p>

VALORAnews - Dalam rangka peningkatan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana gempa dan tsunami, BPBD Kota Padang melakukan uji coba aktivasi...

Pasar Van Der Capellen, Destinasi Wisata Baru di Kota Batusangkar

AI Mangindo Kayo | Senin, 01-10-2018 | 17:25 WIB | 222 klik | Kab. Tanah Datar
<p>Pasar Van Der Capellen, Destinasi Wisata Baru di Kota Batusangkar<p>

Tiga pengunjung perempuan memanfaatkan spot selfie di Pasar Van der Capellen di lokasi kawasan pasar Benteng Van der Capellen, Batusangkar, Ahad (30/9/2018). (istimewa)

VALORAnews - Buat kamu yang sedang berada di Kota Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar dan bingung mau menghabiskan waktu luang pada akhir pekan, kamu harus Pasar Van Der Capellen.

Pasar Vander Capellen adalah pasar Destinasi Digital (DD), maksudnya Destinasi wisata yang instagramable, viral dan kekinian, bahasa anak mudanya "Zaman Now".

Nama Vander Capellen diambil, karena pasar tersebut berada di komplek Benteng Van Der Capellen Batusangkar. Pasar Van Der Capellen menghadirkan suasana tempo dulu, dengan menyajikan berbagai kuliner Authentik Tanah Datar, pertunjukan atraksi seni dan budaya anak nagari Minangkabau.


Pasar Van Der Capellen diluncurkan Bupati Tanahdatar, diwakili Sekretaris Daerah Tanahdatar Hardiman, di lokasi kawasan pasar Benteng Van der Capellen, Batusangkar, Ahad (30/9/2018).

Turut hadir Launching Pasar Capellen dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Asisten II Setda Tanahdatar, Edi Susanto dan Kepala OPD lainnya.

Hardiman dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang dilakukan Genpi dan Dinas Parpora, dalam usaha peningkatan kunjungan wisatawan dan ekonomi masyarakat.

Diharapkan, Pasar Van der Capellen setiap kali pelaksanan selalu mengalami peningkatan jenis makanan, sehingga seluruh makanan spesifik Minang ada di Pasar Van Der Capellen, sehingga lahir kesan, kalau ingin nikmati makanan spesifik Miannagkabau, mesti datang ke Pasar Van Der Capllen.

Sementara itu, Hijrah Adi Sukrial, Ketua Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Tanahdatar dalam laporannya menyampaikan, bahwa salah satu keunikan pasar Van Der Capellen adalah dalam transaksi belanja, yaitu mempergunakan koin, tanpa menggunakan uang.

Pengunjung yang baru datang langsung menuju posko pukaran koin. Nilai 1 koin adalah Rp2.500.

Di samping makanan spesifik, di Pasar Vander Capellen, juga terdapat kesenian tradisional, permainan anak tradisional, spot-spot selfie dan kegiatan lainnya.

"Makanan yang dijual pada pasar Vander Capellen di antaranya, adalah Lamang Tapai, Nasi Padeh Simabua, Bika, Kue Talam, Karupuak Lado, Karupuak Pitalah, Katupek Pitalah, Niro Talua, Rendang Telur," jelas pria yang juga Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO) Sumbar ini.

Abdul Hakim, SH, Kepala Dinas Parpora Kabupaten Tanahdatar mengatakan, Pasar Vander Capellen yang diadakan setiap hari Ahad, mulai pukul 07.00 sampai dengan 12.00 akan didukung penuh Dinas Parpora karena sangat bermanfaat dalam peningkatan kunjungan dan ekonomi masyarakat.

Setiap pelaksanaan Pasar Van Der Capellen, akan diadakan peningkatan dari segi makanan, spot selfie, permainan anak nagari.

"Dengan adanya pasar Van der Capellen akan menjadi destinasi baru yang akan dikunjungi wisatawan, setelah atau sebelum berkunjung ke Istano Basa Pagaruyung wisatawan akan singgah ke pasar Van der Capellen, begitu juga kepada tamu yang menginap di Hotel Emersia akan berkunjung ke Pasar Vander Capelllen," harap Abdul Hakim. (rls/kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Bisnis