MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2018-11-15 19:13 WIB

Walikota Padang Sambut PPHI Bersinergi Bangun Pariwisata Halal

<p>Walikota Padang Sambut PPHI Bersinergi Bangun Pariwisata Halal<p>

VALORAnews -- Wali Kota Padang, H Mahyeldi menyambut positif keberadaan Persatuan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI) Sumatera Barat. Hal itu...

Kabag BLP Pasbar Ditangkap Atas Kasus Percobaan Penyuapan

AI Mangindo Kayo | Rabu, 03-10-2018 | 16:51 WIB | 1828 klik | Kab. Pasaman Barat
<p>Kabag BLP Pasbar Ditangkap Atas Kasus Percobaan Penyuapan<p>

Kabag BLP Setdakab Pasbar, Arpan Siregar saat berupaya menyuap polisi dengan barang bukti uamg tunai sebesar Rp2.350.000 di ruang LPSE Pasaman Barat, Rabu (13/10/2010). (irfansyah/valoranews)

VALORAnews - Kepala Bagian Layanan Pengadaaan (BLP) Seketaris Daerah Pemerintahan Kabupaten Pasaman Barat, Arpan Siregar, ditangkap tim Polda Sumbar, Rabu (3/10/2018), sekitar pukul 11.30 WIB. Dia ditenggarai berupaya menyuap tim Polda Sumbar.

"Benar, Kepala BLP Pasaman Barat diamankan karena berupaya menyuap aparat negara. Saat polisi melakukan penyelidikan dugaaan kecurangan proses tender pada proyek pembangunan RSUD Pasaman Barat 2018,"sebut tim intel Polda Sumbar, AKP Milson Joni didampingi dua anggotanya, Rabu (13/10/2010).

Dikatakan AKP Milson, dia dan tim berupaya disuap kepala BLP Pasaman Barat yang juga Ketua Pokja Paket Lelang RSUD Pasbar. "Kita ke sini, dalam rangka melakukan penyelidikan dan minta data dugaan kecurangan dalam proses tender, RSUD Pasaman Barat, tapi malah kita disuap dengan uang Rp2,35 juta," katanya.


Informasi yang didapat, upaya menyogok yang dilakukan Kabag ULP terhadap tim dari Polda Sumbar yang terjadi siang bolong tersebut, didampingi Yan (anggota Pokja BLP) dan beberapa staf.

Kedatangan tim intel dari Polda Sumbar tersebut, terkait dengan adanya laporan dari LSM Teropong yang mencium bau tak sedap dalam proses tender RSUD Pasaman Barat yang dimenangkan PT MAM Energindo.

Sesaat setelah ditangkap dengan barang bukti Rp2,35 juta, juga disaksikan sejumlah wartawan di Pasaman Barat.

Wartawan Padang Ekspres, Roy dan sejumlah wartawan lainya, yang juga kebetulan berada di ruangan tersebut, diminta sebagai saksi untuk menghitung uang itu sebagai barang bukti yang akan diberikan kepada tim Polda Sumbar.

"Ya, saya kebetulan berada di ruangan LPSE ingin meliput, tapi tiba-tiba saya dengar ada suara penyuapan dari Kabag ULP terhadap petugas, saya langsung masuk ke dalam dan melihat ada uang di atas meja," ujar Roy.

Hingga pukul 12.00 WIB, Arpan Siregar masih di periksa di Polres Pasaman Barat.

Sementara, Ketua LSM Teropong, Itwantri menyebutkan, dia telah menduga kuat terjadi kecurangan dalam proses tender RSUD.

PT MAM selaku pemenang tender, tidak memenuhi kualifikasi bidang sehingga dia melaporkan kasus ke aparat. (irf)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Ranah

Berita Kab. Pasaman Barat