MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2018-10-18 12:02 WIB

Sirine Tsunami Bunyi Tanggal 13 dan 26, Artinya Lagi Ujicoba Rutin

<p>Sirine Tsunami Bunyi Tanggal 13 dan 26, Artinya Lagi Ujicoba Rutin<p>

VALORAnews - Dalam rangka peningkatan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana gempa dan tsunami, BPBD Kota Padang melakukan uji coba aktivasi...

Wabup Limapuluh Kota Selamat dari Gempa Palu, Ini Penyebabnya

AI Mangindo Kayo | Jumat, 05-10-2018 | 17:01 WIB | 38 klik | Kab. Lima Puluh Kota

VALORAnews - Setelah mengunjungi Bali dan Lombok, menghadiri pertemuan tokoh budaya (25-28 September 2018), Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan beserta rombongan, seharusnya menghadiri Workshop 'Nasional Best Pratice Implementasi Penguatan Peran Tokoh Budaya' di Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada 28 September 2018.

Namun kunjungan tersebut urung dilakukan, lantaran memperoleh informasi dari maskapai penerbangan saat transit di Bandara Juanda Sidoarjo, bahwa di Palu dan Donggala telah terjadi bencana gempa bumi disertai tsunami. Akhirnya, Ferizal Ridwan beserta rombongan langsung melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta dengan menggunakan kereta api.

Saat diwawancarai Senin (1/10/2018), Ferizal Ridwan mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena dia dan rombongan masih diberikan keselamatan atas peristiwa yang maha dahsyat itu.


"Hampir saya tidak mengira, kalau delay pesawat 3 jam di Bandara Juanda Sidoarjo akhirnya bisa menyelamatkan kami semua. Padahal, di Bandara Juanda Sidoarjo tersebut semua penumpang sebelumnya melakukan protes kepada maskapai penerbangan," ungkap dia.

"Namun, setelah melihat berita dari media online dan media elektronik, akhirnya sebagian dari penumpang saling berpelukan dan melakukan sujud syukur di lantai Bandara Juanda Sidoarjo," tambahnya.

Di Yogyakarta, Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan dan rombongan melakukan kunjungan kerja ke Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Kunjungan itu disambut YM Rimawan Sestrodirjo, sekretariat keraton dan para tokoh-tokoh lain, salah satunya Komjen Polisi (Purn) Anton Bachrul Alam.

Ferizal Ridwan mengemukakan maksud dan kedatangannya ke Yogyakarta, untuk menjalin silaturahmi dan bertukar pikiran tentang kebudayaan Jawa dan Minang.

"Kami menyambut baik kunjungan beliau beserta rombongan di Kagungan Dalem Masjid Gedhe Ngayoyagkarta. Marilah kita persatukan kebudayaan ini secara erat tanpa batasan," harap Anton Bachrul Alam saat menyambut Ferizal.

"Utamanya adalah mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa di akhir hayat hidup kita," tambah Anton Bachrul Alam yang pernah menjabat Irwasum Mabes Polri. (rls/kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar