MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2018-12-13 19:50 WIB

DPTHP Kedua Catatkan Ribuan Pemilih Tanpa Dokumen Kependudukan di Sumbar

<p>DPTHP Kedua Catatkan Ribuan Pemilih Tanpa Dokumen Kependudukan di Sumbar<p>

VALORAnews - Pemilih di Sumbar bertambah 76.242 orang setelah penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Kedua (DPTHP-2) di Padang, Rabu...

8 Formasi CPNS Solsel Nihil Peminat, Ini Penyebabnya

AI Mangindo Kayo | Senin, 08-10-2018 | 22:28 WIB | 2052 klik | Kab. Solok Selatan
<p>8 Formasi CPNS Solsel Nihil Peminat, Ini Penyebabnya<p>

Ilustrasi.

VALORAnews - Meski telah dibuka pendaftaran sekitar tiga pekan lalu, sejumlah formasi pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 di Pemerintah Kabupaten Solok Selatan (Solsel) masih nihil pendaftar. Sedikitnya, dari 211 formasi yang disediakan, delapan formasi di antaranya masih kosong.

"Hingga saat ini, memang benar ada delapan formasi yang masih belum ada peminatnya. Delapan formasi yang masih kosong itu, ada untuk kategori penyandang disabilitas, lulusan terbaik, tenaga honorer dan satu formasi dokter spesialis," kata Kabid Perencanaan dan Pembinaan Aparatur (PPA) BKPSDM Solsel, Admi Zulkhairi.

Delapan formasi yang belum ada pendaftar itu lanjutnya, untuk jabatan penata laporan keuangan bagi kategori penyandang disabilitas pada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Jumlah formasi yang dibutuhkan satu orang untuk kualifikasi pendidikan S-1 Akutansi dan masih kosong pelamar hingga kini.


Selanjutnya, satu formasi bagi kategori lulusan terbaik untuk jabatan analisis sistem informasi pada BKPSDM, bagi S-1 Sistem Informasi. Jumlah formasi satu orang, juga masih kosong.

Lalu, formasi untuk jabatan analisis dunia usaha bagi S-1 Bisnis Internasional yang akan ditempatkan pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Solsel. Untuk formasi ini, dibutuhkan dua orang dan baru ada satu pendaftar.

Kemudian, formasi untuk jabatan pengelola sistem dan jaringan untuk lulusan S-1 Teknik Komputer Jaringan. Formasi ini dibuka untuk umum dengan jumlah dua formasi yang disediakan. Hingga kini tercatat masih nihil pendaftar.

Selanjutnya, formasi untuk jabatan Pranata komputer ahli pratama di Diskominfo Solsel bagi kategori penyandang disabilitas. Kualifikasi pendidikan yang diminta yakni, S-1 Sistem Komputer dan S-1 Teknik Komputer dengan jumlah formasi satu orang.

Kemudian, formasi untuk tenaga guru di sekolah negeri di lingkungan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Solsel, sebanyak 27 formasi. Dibuka untuk kategori honorer K2 lulusan S-1 keguruan.

Lalu, formasi untuk jabatan tenaga dokter spesialis pada Puskesmas Abai sebanyak satu formasi. Terakhir, tenaga kesehatan untuk Puskesmas di lingkungan Dinas Kesehatan Solsel dengan kualifikasi pendidikan DIII kesehatan sebanyak satu formasi.

Admi menjelaskan, belum adanya pendaftar untuk delapan formasi itu disebabkan karena sejumlah kendala yang mengganjal. Mulai dari syarat batasan usia, lokasi formasi yang jauh hingga kualifikasi pendidikan yang diminta.

"Kita lihat saja, dari masing-masing formasi yang kosong ini seperti untuk penyandang disabilitas mesti lulusan S-1 Akutansi. Ini mungkin ada tapi sangat minim. Lalu, untuk kebutuhan dokter spesialis, di Puskesmas lain yang dibuka formasi yang sama berlebihan orang mendaftar tapi tidak pada Puskesmas Abai. Mungkin karena dinilai jauh," ujarnya.

Kemudian, tambahnya, khusus untuk honorer sejatinya telah ada yang mendaftar sebanyak tujuh orang dari 27 formasi yang dibutuhkan. Namun, saat ini masih dalam proses verifikasi berkas oleh BKPSDM karena alur pendaftaran dari K2 ada syarat tambahan.

"Di sisi lain, guna mendorong minat pendaftar kami berencana juga akan berkoordinasi dengan Kemenpan-RB dan BKN terkait penambahan jumlah kualifikasi pendidikan. Seperti S-1 Sistem Informasi kan sulit itu, nah kita minta agar Kementerian menambah kualifikasi pendidikan lain yang serupa," ujarnya.

Ia membeberkan, sebanyak 2.728 pendaftar telah mendaftar ke berbagai formasi dari 211 formasi yang dibuka untuk instansi Pemkab Solsel. Untuk pendaftar terbanyak katanya, yakni pada formasi untuk jabatan Analisis Kepegawaian Ahli Pertama dengan jumlah pendaftar 184 orang. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar