MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2018-10-18 12:02 WIB

Sirine Tsunami Bunyi Tanggal 13 dan 26, Artinya Lagi Ujicoba Rutin

<p>Sirine Tsunami Bunyi Tanggal 13 dan 26, Artinya Lagi Ujicoba Rutin<p>

VALORAnews - Dalam rangka peningkatan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana gempa dan tsunami, BPBD Kota Padang melakukan uji coba aktivasi...

Walikota Padang Segel 7 Tempat Hiburan Malam

AI Mangindo Kayo | Selasa, 09-10-2018 | 18:34 WIB | 39 klik | Kota Padang
<p>Walikota Padang Segel 7 Tempat Hiburan Malam<p>

Wako Padang, Mahyeldi memasang plang penyegelan tempat hiburan malam di kawasan Bukit Lampu, Kecamatan Lubuk Begalung, Senin (8/10/2018) malam. Ada 7 tempat hiburan malam di kawasan itu yang disegel. (humas)

VALORAnews - Di tengah guyuran hujan cukup lebat, Walikota Padang, Mahyeldi melakukan penyegelan terhadap tujuh tempat hiburan malam di kawasan Bukit Lampu, Kecamatan Lubuk Begalung, Senin (8/10/2018) malam.

Penyegelan tersebut dilakukan bersama tim gabungan TNI-POLRI, Satpol PP, Camat Lubuk Begalung, dan diikuti masyarakat setempat. Dikesempatan itu, Mahyeldi mengatakan, penyegelan dilakukan karena aktivitas cafe dan karaoke itu, telah mengganggu dan meresahkan masyarakat sekitar.

Mulai dari dentuman suara musik yang keras sampai waktu Subuh, hingga menjadi tempat prostitusi terselubung.


"Penyegelan harus kita lakukan. Karena laporan masyarakat telah banyak kita terima. Apalagi keberadaan tempat hiburan ini juga melanggar Perda," tegas Mahyeldi.

Ditambahkannya, pemberantasan penyakit masyarakat, perbuatan maksiat, memerlukan pengawasan dan kerjasama dari masyarakat. Agar, keamanan dan kenyaman lingkungan tetap tercipta dan terjaga dengan baik.

"Saya mengucapkan terimakasih atas dukungan masyarakat dan pemuda Kelurahan Gates yang telah melaporkan dan mendukung penyegelan ini," ujar Mahyeldi.

Sementara itu, Kasat Pol PP Padang, Yadrison menjelaskan, penyegelan tempat hiburan malam dilakukan karena telah melanggar enam Perda, yaitu Perda tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, Perda Retribusi Izin Mendirikan Bangunan, Perda Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Padang, Perda Tanda Daftar Usaha Pariwisata, Minuman Berakohol, dan Perda tentang Izin Gangguan.

"Tempat yang sudah kita segel akan kita awasi. Jika masih ada aktivitas dan perusakan terhadap segel tersebut, akan kita proses secara hukum," ungkap Yadrison.

Pada penyegelan tempat hiburan tersebut, juga dilakukan penyitaan beberapa unit sound system yang kemudian diamankan di Mako Satpol PP Kota Padang. (rls/vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar