MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2018-12-13 19:50 WIB

DPTHP Kedua Catatkan Ribuan Pemilih Tanpa Dokumen Kependudukan di Sumbar

<p>DPTHP Kedua Catatkan Ribuan Pemilih Tanpa Dokumen Kependudukan di Sumbar<p>

VALORAnews - Pemilih di Sumbar bertambah 76.242 orang setelah penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Kedua (DPTHP-2) di Padang, Rabu...

Raih Peringkat WTP

Kemenkeu Nilai LKPD Padang 2017 Penuhi Standar Akutansi Internasional

AI Mangindo Kayo | Selasa, 09-10-2018 | 19:53 WIB | 101 klik | Kota Padang
<p>Kemenkeu Nilai LKPD Padang 2017 Penuhi Standar Akutansi Internasional<p>

Wako Padang, Mahyeldi menerima piagam penghargaan dari Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Barat, Ade Rohman di ruang kerjanya, Balaikota Padang, Selasa (9/10/2018). Penghargaan ini terkait atas capaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Padang 2017. (humas)

VALORAnews - Pemerintah Kota (Pemko) Padang menerima piagam penghargaan dari Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani atas capaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Padang 2017.

Piagam penghargaan itu diserahkan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Kanwil Ditjen) Perbendaharaan Provinsi Sumatera Barat, Ade Rohman ke Walikota Padang, H Mahyeldi di ruang kerjanya, Balaikota Padang, Selasa (9/10/2018).

Ade Rohman menyampaikan, piagam penghargaan ini patut diraih Pemko Padang karena seluruh laporan keuangannya telah memenuhi standar akuntansi secara tepat dan benar.


"Baik mengenai keuangan maupun aset. Sehingga dengan raihan penghargaan WTP ini, menandakan LKPD Pemko Padang telah memenuhi standar akutansi secara nasional maupun internasional," katanya.

Ia mengatakan, penghargaan tersebut diperuntukkan bagi kabupaten/kota yang laporan keuangannya berhasil memperoleh Opini WTP pada 2017 lalu. Di samping itu, untuk memberikan motivasi kepada pemerintah daerah yang berhasil tersebut, Kementerian Keuangan RI juga akan memberikan Dana Instentif Daerah (DID), dengan persyaratan berdasarkan peningkatan kinerja pengelolaan keuangan, kinerja pendidikan dan kinerja ekonomi dan kesejahteraan.

Selanjutnya, Ade juga memberikan masukan kepada Pemko Padang, agar dapat menjaga Opini WTP yang diketahui telah diraih kelima kali, dan empat kali secara berturut-turut itu.

"Semoga Pemko Padang mampu menjaganya, yaitu dengan dibarengi peningkatan sinergi dengan pihak terkait. Sehingga, pengelolaan aset-aset dapat terakuntasikan secara tepat dan benar," tukasnya.

Sementara, Mahyeldi mengatakan, Pemko Padang bersyukur dapat menerima piagam penghargaan atas capaian Opini WTP terhadap LKPD Kota Padang untuk tahun anggaran 2017.

"Alhamdulillah, kita patut bersyukur dari LHP terhadap LKPD di 2017 ini, karena kita kembali mendapatkan penghargaan Menkeu terkait Opini WTP dari BPK. Penghargaan ini merupakan buah hasil kerja keras dan komitmen kuat dari seluruh SKPD di lingkup Pemko Padang," katanya.

Menurut Mahyeldi, WTP ini sangat penting, karena juga berkaitan dengan pemberian dana insentif daerah (DID) dari pemerintah pusat yang salah satu indikatornya harus mendapatkan WTP.

"Jika WTP didapatkan 5 kali berturut-turut, maka kita akan diundang langsung ke Jakarta menerima penghargaan yang diserahkan ibu Menteri," katanya.

Dikatakannya, maka dari itu apresiasi dan terimakasih patut dilayangkan ke seluruh SKPD di lingkungan Pemko Padang serta dukungan DPRD dan stakeholder terkait yang mampu dengan baik dan mendukung penyelesaian penyajian laporan keuangan.

"Terkhusus bagi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Kota Padang dalam menyajikan laporan keuangan Pemko Padang secara keseluruhan. Sehingga, telah memberikan hasil yang positif bagi kita semua," ujar Mahyeldi dalam kesempatan itu didampingi Asisten Administrasi, Didi Aryadi, Kepala BPKA Andri Yulika dan Kepala Inspektorat Corri Saidan. (rls/vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar