MITRA VALORA NEWS

Rabu, 2019-02-13 22:18 WIB

Kata Al Amin, Satpol Terus Incar Hiburan Malam Pelanggar Aturan

<p>Kata Al Amin, Satpol Terus Incar Hiburan Malam Pelanggar Aturan<p>

VALORAnews - Komitmen Pemerintah Kota Padang anti maksiat, terus dilakukan. Melalui Satpol PP, puluhan penginapan serta tempat hiburan malam kembali...

Wagub Sumbar Serahkan 1,6 Ton Rendang untuk Korban Gempa Palu

Perantau Minang Korban Gempa Palu Dapat Bantuan Uang Kontan Rp150 Juta

AI Mangindo Kayo | Rabu, 10-10-2018 | 21:18 WIB | 271 klik | Nasional
<p>Perantau Minang Korban Gempa Palu Dapat Bantuan Uang Kontan Rp150 Juta<p>

Wagub Sumbar, Nasrul Abit, berkesempatan membagikan langsung bantuan rendang dari berbagai lapisan masyarakat Sumatera Barat pada masyarakat Kota Palu yang terkena dampak gempa dan tsunami di lokasi pengungsian, Rabu (10/10/2018). (humas)

VALORAnews - Bantuan uang sebesar Rp1 miliar dari Pemprov Sumbar untuk korban gempa, tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah (Sulteng), diserahkan secara simbolis oleh Wagub Sumbar, Nasrul Abit pada Gubernur Sulteng, Longki Djanggola. Penyerahan dilakukan di kantor gubernur Sulteng, Rabu (10/10/2018).

"Bantuan ini sumbernya APBD. Uang sedang dalam proses transfer," ucap Nasrul Abit disela-sela kunjungan.

Nasrul Abit mengungkapkan, selain bantuan itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumbar juga menyalurkan bantuan sebesar Rp150 juta, bagi perantau Minang di Palu, yang juga jadi korban bencana.


"Ini bantuan dukacita. Ketua Baznas Sumbar, Prof Syamsul Bahri Khatib yang menyerahkan pada perantau. Ikatan Perantau Minang nanti yang akan membagi," ungkap Nasrul Abit.

"Sesuai dengan aspirasi yang berkembang, lakukan dengan baik, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Jumlah ini memang masih kurang, belum dapat memenuhi sebagaimana yang diharapkan," tambahnya.

Terkait hal itu, Nasrul Abit mengimbau warga Sumbar, untuk terus mengumpulkan bantuan, khususnya dalam bentuk uang. Selain itu, peralatan sekolah dan makanan.

"Kondisi saat ini, perekonomian masih lumpuh, belum ada toko-toko yang buka, karena banyak para pengusaha tinggalkan Sulteng. Kota Palu masih sepi dari aktifitas kegiatan perekonomian," ungkap Nasrul.

Selain menyerahkan bantuan, Nasrul Abit juga menyempatkan diri meninjau proses evakuasi di salah satu komplek di Kelurahan Balaroa Palu. Kesedihan dan duka, tampak menyelimuti warga komplek ini. Nasrul Abit juga berkesempatan berdialog dengan masyarakat setempat.

"Semoga proses evakuasi dan rehabilitasi bisa berjalan cepat, sehingga kehidupan masyarakat bisa kembali normal," harapnya. (rls/kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Rantau

<p>Maryono Dirikan Pokja Warjok, Ini Pemicunya<p> Rabu, 06-02-2019 17:21 WIB

Maryono Dirikan Pokja Warjok, Ini Pemicunya

<p>Mantan Kapolri Awaloedin Jamin Berpulang<p> Jumat, 01-02-2019 09:33 WIB

Mantan Kapolri Awaloedin Jamin Berpulang

<p>Aci Cahaya Rilis Lagu Prabowo Sandi Rhapsody<p> Sabtu, 26-01-2019 18:36 WIB

Aci Cahaya Rilis Lagu Prabowo Sandi Rhapsody