MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2018-11-15 19:13 WIB

Walikota Padang Sambut PPHI Bersinergi Bangun Pariwisata Halal

<p>Walikota Padang Sambut PPHI Bersinergi Bangun Pariwisata Halal<p>

VALORAnews -- Wali Kota Padang, H Mahyeldi menyambut positif keberadaan Persatuan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI) Sumatera Barat. Hal itu...

Serapan Dana Desa di Pasir Talang Timur Tuntas 100 Persen

AI Mangindo Kayo | Kamis, 18-10-2018 | 17:26 WIB | 209 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Serapan Dana Desa di Pasir Talang Timur Tuntas 100 Persen<p>

Ilustrasi.

VALORAnews - Nagari Pasir Talang Timur, Solok Selatan, mengklaim serapan anggaran dana desa (DD) telah mencapai angka 100 persen. Dengan demikian, nagari itu tidak memiliki sisa anggaran atau Silpa.

Sekretaris Nagari Pasir Talang Timur, Nopi Metra menyebutkan, upaya efisiensi dan efektivitas itu dilakukan sejak penyusunan Rencana Kerja Pemerintahan Nagari. Dengan mensiasati penggunaan anggaran melalui pematangan perencanaan.

"Itu bisa dilakukan karena dari awal sudah direncanakan sematang mungkin. Sejumlah program kerja yang disusun untuk dilaksanakan, adalah yang sudah dipastikan bisa dilaksanakan," katanya.


Dijelaskan, penggunaan dana desa yang bersumber dari APBN dan Alokasi dana desa yang bersumber dari APBD Solsel, sebagian besar digunakan untuk pembangunan prasarana fisik. Seperti jalan dan irigasi atau saluran irigasi.

Pekerjaan yang dipersiapkan itu, harus sudah diverifikasi oleh pihak nagari dan disimpulkan bisa dilaksanakan. "Tanahnya sudah dibebaskan, tidak ada kemungkinan kendala pekerjaan," sebutnya

Ia mengatakan, dalam menjalankan program itu mendapat kendala terkait pembebasan lahan karena, tidak ada namanya pengganti tanaman.

"Untuk pencarian dana desa tahap ketiga sebesar 40 persen, telah masuk kas nagari pada Oktober 2018 ini. Salah satu alasan fokus ke sektor pertanian, karena kita melihat potensi nagari dengan areal pertanian dan peternakan," ucapnya.

Kemudian, terkait Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) pemerintah Nagari Pasir Talang Timur pada 2018 melakukan penyertaan modal sebesar Rp146 juta dan baru 40 persen direalisasikan.

"Kita lihat dulu perkembangan untuk percetakan dan usaha fotokopi serta pengadaan buku sekolah, apabila perkembangan bagus maka akan ditambah lagi," pungkasnya. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Ranah