MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2018-11-15 19:13 WIB

Walikota Padang Sambut PPHI Bersinergi Bangun Pariwisata Halal

<p>Walikota Padang Sambut PPHI Bersinergi Bangun Pariwisata Halal<p>

VALORAnews -- Wali Kota Padang, H Mahyeldi menyambut positif keberadaan Persatuan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI) Sumatera Barat. Hal itu...

MTsN 6 Dipersiapkan Jadi Madrasah Cerdas Bencana

AI Mangindo Kayo | Kamis, 18-10-2018 | 17:33 WIB | 188 klik | Kota Padang
<p>MTsN 6 Dipersiapkan Jadi Madrasah Cerdas Bencana<p>

Kabid KL BPBD Padang, Hendry bersama Andi Amir (Lurah Gunung Pangilun) dan Hj Rifdawati (Kepala MTsN 6 Padang), saat pembekalan terkait mitigasi bencana dan penyelamatan diri saat gempa disertai tsunami bagi siswa sekolah itu, Kamis (18/10/2018). (humas)

VALORAnews - MTsN 6 Model Gunung Pangilun Padang, dipersiapkan jadi madrasah cerdas bencana. Sebanyak 1.502 siswa madrasah itu, diberikan pembekalan terkait mitigasi bencana dan penyelamatan diri oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Kamis (18/10/2018).

Menurut Kepala MTsN 6 Model Padang, Hj Rifdawati, pengetahuan tentang penanggulangan bencana diperlukan bagi siswa. Hal ini karena Kota Padang merupakan daerah yang rawan bencana gempa dan tsunami, termasuk kebakaran dan banjir.

"Dengan mendapatkan pembekalan dari BPBD terkait penanggulangan bencana, nantinya siswa memahami tindakan yang akan dilakukan jika bencana terjadi," kata Rifdawati.


Ia menambahkan, upaya menyelamatkan diri sendiri lebih efektif daripada menunggu tindakan penyelamatan dari orang lain. Apalagi ketika berada dalam ruangan belajar tiba-tiba terjadi gempa sehingga situasi kepanikan terjadi.

"Bila sudah mendapatkan pengetahuan bagaimana menyelamatkan diri, siswa tidak akan terjebak dalam kepanikan tetapi langsung melakukan tindakan melindungi diri sendiri," katanya.

Rifdawati berterimakasih kepada pihak BPBD dan Lurah Gunung Pangilun, Andi Amir, yang mendukung madrasah cerdas bencana. Terwujudnya madrasah atau sekolah cerdas bencana akan mengurangi risiko jatuhnya korban.

Sementara, Andi Amir menyebut, MTsN 6 Model Padang sebagai sekolah yang responsif terhadap program pemerintah, baik berkaitan dengan program kemasyarakatan, lingkungan dan penanggulangan bencana.

"Dengan mewujudkan madrasah cerdas bencana, MTsN Model Padang turut mendukung pengurangan risiko bencana," sebutnya.

Andi Amir turut bangga, karena MTsN 6 Model Padang yang berada di wilayah kerjanya adalah satu-satunya madrasah di Kota Padang yang memantapkan diri untuk cerdas bencana.

Sementara itu, Hendry dari BPBD Padang menyampaikan, dengan penduduk 1 juta jiwa, 60 persen warganya beraktifitas di daerah zona merah yaitu daerah yang diprediksi dilanda tsunami bila gempa besar terjadi.

"Untuk itu, setiap individu harus memiliki kemampuan menyelamatkan diri sendiri guna mengurangi risiko bencana, termasuk para siswa di lingkungan sekolah," ujar Hendry.

Ia menambahkan, BPBD Kota Padang tengah mempersiapkan sekolah-sekolah cerdas bencana. Seluruh warga sekolah diberikan pembekalan tentang mitigasi dan penyelamatan diri.

"Pembekalan ini akan dilanjutkan dengan pelaksanaan simulasi untuk memaksimalkan edukasi terhadap siswa," tukasnya (rls/vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kota Padang