MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2018-11-15 19:13 WIB

Walikota Padang Sambut PPHI Bersinergi Bangun Pariwisata Halal

<p>Walikota Padang Sambut PPHI Bersinergi Bangun Pariwisata Halal<p>

VALORAnews -- Wali Kota Padang, H Mahyeldi menyambut positif keberadaan Persatuan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI) Sumatera Barat. Hal itu...

Syahiran Minta 3 Unit Mobnas Dikandangkan karena Kotor

AI Mangindo Kayo | Jumat, 19-10-2018 | 16:32 WIB | 204 klik | Kab. Pasaman Barat
<p>Syahiran Minta 3 Unit Mobnas Dikandangkan karena Kotor<p>

Bupati Pasaman Barat, Syahiran bersama H Yulianto (Wabup) memeriksa phisik kendaraan dinas yang diberikan ke sejumlah pejabat, Kamis (4/10/2018). (humas)

VALORAnews - Pemkab Pasaman Barat mengandangkan seluruh mobil dinas milik Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) di halaman kantor bupati, Kamis (4/10/2018).

Hal itu dilakukan, dalam rangka mengecek fisik dan perlengkapan kendaraan serta sopir. Akibatnya, lapangan upacara kantor bupati tersebut dipenuhi kendaraan plat merah.

Pada kesempatan ini, Bupati Pasaman Barat, H Syahiran didampingi H Yulianto (wakil bupati) mengecek satu per satu kendaraan dinas, terutama kebersihan dan perawatan terhadap kendaraan tersebut.


H Syahiran ketika berkeliling bersama Yulianto, tampak agak geram melihat beberapa kendaraan roda empat plat merah dalam keadaan kotor dan tidak terawat.

Perhatian tertuju pada mobil dinas dengan nomor polisi, BA 1941 SJ berwarna merah jenis Toyota Avanza, yang diketahui merupakan mobil dinas Kepala Bidang Sekolah Dasar (Kabid SD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dr Adrianto yang juga tidak didampingi oleh sopir alias tanpa awak.

"Ini mobil dinas mana? Kotor tidak terawat seperti ini. Siapa yang pakai mobil ini? Tahan mobil ini, masa membawa ke cucian saja tidak bisa," ujar Syahiran dengan nada geram.

Sontak para sopir dan tim pemeriksa dari BAPD dan Dinas Perhubungan terkejut mendengar ucapan orang nomor satu di Pasaman Barat itu.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas Keur dari Dinas Perhubungan akan memastikan seluruh kendaraan layak jalan.

Kepala Badan Aset dan Pendapatan Daerah (BAPD), Hendra kepada wartawan mengatakan perihal mobil dinas yang ditahan karena kondisinya kotor sekali dan terlihat kurang perawatan.

"Kita berharap seluruh kendaraan selalu dibersihkan dan dirawat dengan baik karena dana perawatan juga sudah disediakan dalam DPA masing-masing OPD," harapnya.

Dikatakan Hendra, pengakuan yang bersangkutan mereka malam harinya baru kembali dinas luar dari Kota Padang, sehingga tidak sempat mencuci kendaraan. Pagi harinya keburu harus diantarkan guna pengecekan fisik di halaman kantor bupati.

"Kemarin sore kendaraan tersebut sudah dibersihkan dan pemakai sudah membuat surat pernyataan dan berjanji untuk selalu membersihkan dan merawat kendaraan dinasnya. Di samping itu, juga telah dilakukan pengecekan surat-surat, pajak dan retribusi serta kelengkapan lainnya," ungkap Hendra.

"Hingga saat ini, mobil tersebut masih dikandangkan. Perintah bupati dikandangkan dulu, jadi saya belum berani menyerahkan sebelum mendapatkan persetujuan beliau. Termasuk 2 unit lagi, 1 unit mobil dinas kesehatan dan 1 unit mobil inspektorat," kata Hendra. (irf)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Ranah