MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2018-11-15 19:13 WIB

Walikota Padang Sambut PPHI Bersinergi Bangun Pariwisata Halal

<p>Walikota Padang Sambut PPHI Bersinergi Bangun Pariwisata Halal<p>

VALORAnews -- Wali Kota Padang, H Mahyeldi menyambut positif keberadaan Persatuan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI) Sumatera Barat. Hal itu...

Abdul Rahman Resmikan Pabrik Air Dalam Kemasan di Solsel

AI Mangindo Kayo | Kamis, 25-10-2018 | 20:20 WIB | 246 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Abdul Rahman Resmikan Pabrik Air Dalam Kemasan di Solsel<p>

Wakil Bupati Solok Selatan, Abdul Rahman minum bersama, pertanda peresmian pabrik air mineral Miftah, Kamis (25/10/2018). (humas)

VALORAnews - Wakil Bupati Solok Selatan, Abdul Rahman mengatakan, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan pilar perekonomian masyarakat dan tugas pemerintah untuk mendorong kemajuannya.

"Saat ini, pemerintah belum bisa maksimal mendorong kemajuan UMKM sebab masih fokus pada infrastruktur yang memang sangat dibutuhkan. Bila ada masyarakat yang menjadi inisiator perkembangan UMKM, maka pemerintah mendukung sebab ini merupakan pioner perekonomian masyarakat," kata dia saat meresmikan air minum kemasan pertama di Solok Selatan dengan merk 'Miftah,' Kamis (25/10/2018).

Miftah merupakan air kemasan pertama di Solok Selatan yang dirintis oleh kaum milenial dangan memanfaatkan sumber mata air alami.


"Pemerintah mendorong kaum milenial mengembangkan potensi sumber daya alam daerah dan membuka lapangan kerja baru seperti yang dilakukan Jamiatul Rahmah," katanya.

Dia menyebutkan, Solok Selatan memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah seperti sumber mata air yang alami karena hutan masih terjaga. Selama ini katanya, potensi itu belum termanfaatkan dengan baik sehingga hanya terbuang percuma tanpa bisa memberikan dampak perekonomian.

Sekarang ini, katanya, sudah ada masyarakat yang memanfaatkan potensi air untuk meningkatkan ekonomi masyarakat jadi harus didukung bersama. Industri ini selain membuka peluang usaha juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat lain sehingga memberi dampak ekonomi.

"Masyarakat saat ini masih terfokus mencari kerja dan belum berkeinginan memaksimalkan potensi SDA sehingga dampak ekonominya belum dirasakan warga," ujarnya.

Dengan sudah ada yang memulai, katanya, bisa menjadi contoh bagi masyarakat lain terutama kaum mileneal untuk membuka usaha. Dengan membuka usaha sendiri katanya, juga akan mengurangi beban pemerintah untuk memangkas angka pengangguran.

Ia meyakini prospek bisnis air dalam kemasan sangat bagus, karena kebiasaan masyarakat saat ini yang ingin mudah dan jarang yang memasak air di rumah untuk kebutuhan.

"Kami mengimbau masyarakat menggunakan produk lokal untuk mendukung usaha yang sudah dirintis oleh putra daerah," ujarnya.

Dia menambahkan, dengan kemajuan tekhnologi saat ini UMKM bisa promosi lewat media sosial serta memberikan layanan bagus guna kemajuan bisnisnya.

Direktur CV AMA Mineral, Jamiatul Rahmah mengatakan, Solok Selatan kaya dengan sumber mata air yang bagus dan berkualitas tetapi belum termanfaatkan dengan baik.

"Potensi ini yang kami coba manfaatkan dengan harapan bisa berkembang dan diterima masyarakat," ujarnya.

Usaha ini, katanya, selain untuk bisnis juga menyerap tenaga kerja lokal sehingga memberikan dampak langsung bagi perekonomian. Dia berharap dukungan dari pemerintah setempat supaya usaha air kemasan ini bisa berkembang dan maju kedepannya.

Sebagai produk baru manajemen CV AMA Mineral membagikan air kemasan kepada pengendara yang lewat secara gratis. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar