MITRA VALORA NEWS

Minggu, 2018-12-16 21:11 WIB

Gempabumi Tektonik Aktifitas Sesar Sumatera Kejutkan Warga di Dinihari

<p>Gempabumi Tektonik Aktifitas Sesar Sumatera Kejutkan Warga di Dinihari<p>

VALORAnews - Gempabumi mengguncang sebagian wilayah Sumatera Barat, Ahad (16/12/2018), pada pukul 00.07 WIB. Hasil analisa BMKG Stasiun Geofisika...

Menwa Diharapkan Jadi Agen Pencegah Radikalisme

AI Mangindo Kayo | Senin, 03-12-2018 | 20:49 WIB | 206 klik | Kota Padang
<p>Menwa Diharapkan Jadi Agen Pencegah Radikalisme<p>

Kepala Kantor Kesbangpol Padang, Mursalim foto bersama dengan panitia dan peserta Seminar Wawasan Kebangsaan bagi generasi muda melalui penanaman nilai-nilai kebhinekaan, di Yonif 133 Yudha Sakti, Air Tawar Padang, Sabtu (1/12/2018). (humas)

VALORAnews - Resimen Mahasiswa (Menwa) di Kota Padang diharapkan bisa menjadi perpanjangan tangan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian, dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Menwa bukan sebuah organisasi masyarakat, melainkan sebuah lembaga pendidikan untuk mahasiswa. Karena, mahasiswa yang tergabung dalam Menwa akan mendapatkan pendidikan dasar militer," ungkap Kepala Kantor Kesbangpol Padang, Mursalim sewaktu membuka Seminar Wawasan Kebangsaan bagi generasi muda melalui penanaman nilai-nilai kebhinekaan di Yonif 133 Yudha Sakti, Air Tawar Padang, Sabtu (1/12/2018).

"Menwa sangat diharapkan bisa menjadi panca indera di kampus atau perguruan tinggi masing-masing. Menwa merupakan partner dari pimpinan kampus. Apabila ada situasi yang nantinya bisa mengganggu ketertiban kampus. Menwa akan berkoordinasi dengan rektor atau oejabat lainnya terkait antisipasi yang bisa dilaksanakan," katanya.


Ia menambahkan, Menwa juga diharapkan bisa mengantisipasi paham radikalisme. Karena saat ini banyak pihak yang mencoba menebar bibit bibit perpecahan melalui paham radikal di tengah tengah masyarakat. Kekuatan negatif itu harus segera dihadapi dengan kesiapan generasi muda untuk menangkalnya dengan paham kebangsaan yang kuat.

"Oleh karena itu, setiap generasi muda harus dibekali dengan nilai nilai kebangsaan dan patriotisme yang tinggi. Sehingga mampu menepis kekuatan negatif tersebut. Saya jadi heran, sepertinya ada banyak tokoh bangsa ini yang sengaja menebar paham paham radaikal itu pada generasi muda bangsa. Ini tak bisa kita biarkan karena jangan sampai bangsa ini terpecah belah oleh mereka," kata Mursalim. (rls/vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Pendidikan