MITRA VALORA NEWS

Sabtu, 2019-06-22 15:48 WIB

Wisudawan Orang yang Terdidik dan Berpengetahuan, Nasrul Abit: Jadilah Teladan

<p>Wisudawan Orang yang Terdidik dan Berpengetahuan, Nasrul Abit: Jadilah Teladan<p>

VALORAnews - Masyarakat masih berangapan orang-orang yang terdidik dianggap memiliki perilaku yang baik sehingga dapat jadi teladan. Selain itu,...

Seniman Piaman Gelar Batajau Seni, Ini Targetnya

AI Mangindo Kayo | Kamis, 27-12-2018 | 17:34 WIB | 321 klik | Kab. Padang Pariaman
<p>Seniman Piaman Gelar Batajau Seni, Ini Targetnya<p>

Panitia Batajau Seni, merampungkan persiapan jelang diangkatnya gelaran itu, Ahad (30/12/2018) di pelataran parkir GOR Sungai Sariak. (humas)

VALORAnews - Sejumlah praktisi kesenian tradisi di Kota Pariaman dan Kabupaten Padangpariaman, menggagas iven "Batajau Seni" di pelataran parkir GOR Sungai Sariak, Ahad (30/12/2018). Gelaran ini dilatarbelakangi minimnya iven kesenian di Piaman Laweh khususnya dan Sumbar pada umumnya.

"Batajau Seni adalah kegiatan independen dari dan oleh para seniman untuk masyarakat secara umum. Sudah lebih dari 17 sanggar menyatakan ikut berpartisipasi di kegiatan ini. Kami yakin kegiatan akan terselenggara dengan baik berkat dukungan yang besar dari seluruh kawan-kawan pengelola dan penggerak sanggar seni se-Padangpariaman," ungkap koordinator kegiatan, Sanadi dalam siaran pers yang diterima.

Direncanakan, Batajau Seni akan digelar tiga iven utama yakni pertunjukan kesenian, orasi budaya dan diskusi kesenian.


Untuk kegiatan pertunjukan, akan difokuskan pada karya-karya inovasi dan karya tradisi yang hampir punah.

"Karya inovasi adalah karya seni pertunjukan yang bentuknya baru, namun tetap berakar dari karya tradisional asli Piaman. Sementara, karya tradisi hampir punah adalah karya yang benar-benar telah langka dan tidak punya ruang tampil lagi di masyarakat," ungkap stage manager, Wendy seputar konsep acara.

Karya inovasi yang akan tampil, ungkap Wendy, terdiri dari musik dan tari. "Karya tradisi yang akan tampil adalah Tari Lasuang dan Silek Sunua," katanya.

Menurut rencana, Batajau Seni ini akan digelar secara rutin 4 bulan sekali. "Karya tradisi yang ditampilkan pada iven selanjutnya, akan direspon dalam bentuk karya inovasi," katanya.

Bursa Kesenian

Salah seorang inisiator kegiatan, Fadhli menjelaskan, Batajau Seni akan berlangsung dua tahap. Tahap pertama adalah Batajau Seni yang digelar 4 bulan sekali ini. Kemudian, setelah 3 kali penyelenggaraan, akan digelar Batajau Akbar.

"Dalam Batajau Akbar ini, kita tidak hanya akan menghadirkan pertunjukan tetapi juga ekspo selama seminggu penuh untuk mengetengahkan masing-masing sanggar yang ada di Piaman," sebutnya.

Batajau ini mengambil spirit dari kegiatan Batajau yang memang sudah lestari dalam budaya Piaman.

"Batajau ini biasanya digelar oleh kalangan perguruan silek atau penggiat tradisi Tambua Tasa. Nah, spirit guyub dan gotong royong ini yang kita ambil. Sementara, kata Batajau Seni itu sendiri juga kita jadikan sebagai akronim dari Bursa Pertunjukan, Jasa dan Usaha Seni," katanya.

Sesuai dengan arti akronim tersebut, maka Batajau Seni pada akhirnya adalah sebuah bursa besar tempat masyarakat dapat melihat spesifikasi jasa seni pertunjukan yang dapat mereka pakai dalam berbagai kegiatan seperti pesta pernikahan, acara formal, acara kepemudaan dan lain sebagainya.

"Untuk karya-karya inovasi, bursa ini bertujuan untuk menarik minat para penggerak festival. Sehingga sebagai calon 'pembeli' mereka dapat melihat bentuk karya yang mana yang akan mereka hadirkan dalam festival yang mereka gelar. Meski festivalnya di tahun depan, dalam batajau mereka dapat membuat kontrak dengan pengkarya sejak tahun ini," katanya.

Akademisi ISI Padangpanjang yang juga merupakan peneliti seni Piaman, Asril Muchtar menilai, Batajau Seni ini sebagai sebuah inovasi yang penting bagi pengembangan seni di masa depan.

"Selama ini, sanggar-sanggar banyak tampil di ajang alek nagari. Ini tentu penting diteruskan karena di alek nagari lah seni tradisi dilestarikan. Namun, mereka juga butuh ruang untuk menampilkan karya baru yang berakar dari tradisi juga. Di sinilah batajau akan memainkan peran," sebutnya.

Asril optimistis, Batajau Seni akan jadi ajang yang membuka gerbang kesempatan bagi para seniman Piaman untuk eksis di berbagai iven besar, baik nasional maupun internasional.

"Saat ini sangat banyak festival seni yang membutuhkan talenta-talenta dan karya-karya baru. Baik ditngkat nasional maupun internasional. Melihat semangat yang ada, jika Batajau Seni terus menerus digelar, kita tinggl menunggu suatu saat seniman Piaman akan tampil di ajang-ajang besar seperti festival-festival luar negeri," katanya. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kab. Padang Pariaman