MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2019-01-17 21:19 WIB

Ratusan Rumah di Tiga Kecamatan Direndam Banjir

<p>Ratusan Rumah di Tiga Kecamatan Direndam Banjir<p>

VALORAnews - Hujan deras melanda Kabupaten Solok Selatan, sepanjang Kamis (17/1/2019) sore membuat sejumlah sungai meluap. Akibatnya, ratusan rumah...

Beredar Isu Tsunami di Tapanuli Tengah Dinihari Tadi, Ini Penjelasan BMKG

AI Mangindo Kayo | Kamis, 10-01-2019 | 09:27 WIB | 61 klik | Nasional

VALORAnews - Isu tsunami merebak di Tapanuli Tengah, Kamis (10/1/2019) sekitar pukul 02.30 WIB dinihari. Terkait isu itu, Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono menyatakan, tidak didapatkan adanya gejala peristiwa tsunami.

"Begitu informasi itu merebak, BMKG segera melakukan analisis rekaman data sinyal seismik di sensor terdekat dimana hasilnya tidak ada aktivitas kegempaan di Tapanuli dan sekitarnya," ungkap Rahmat dalam siaran pers yang diterima Kamis pagi ini.

Hasil pengamatan stasiun pasang surut (tide gauge) di wilayah Sumatera Utara (Sibolga, Gunung Sitoli, Lahewa, Teluk Dalam, Pulau Tello dan Tanabala) terang Rahmat, tidak ditemukan perubahan gelombang air laut yang signifikan. "Hanya ada gejala normal pasang surut harian yang tercatat," terangnya.


Tak hanya pengamatan secara teknologi, terang Rahmat, juga dilakukan pengamatan lapangan oleh BMKG Pinangsori, Sibolga dan BMKG Nias.

"BMKG mengimbau masyarakat, agar tidak mempercayai isu tsunami yang berkembang dan dapat melakukan aktivitas seperti biasanya," harapnya.

"Tetap waspada dan selalu pantau informasi resmi yang bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (iOS dan Android @infobmkg)," tambah Rahmat.

Kepada masyarakat, harap Rahmat, diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar