MITRA VALORA NEWS

Jumat, 2019-03-22 10:19 WIB

Mahyeldi Lepas Keberangkatan Keluarga Korban Penembakan ke Selandia Baru

<p>Mahyeldi Lepas Keberangkatan Keluarga Korban Penembakan ke Selandia Baru<p>

VALORAnews - Wali Kota Padang, Mahyeldi melepas rombongan keluarga korban penembakan di Masjid Linwood Avenue, New Zealand (Selandia Baru). Keluarga...

Ini Pendapat Wagub Sumbar Soal Isu Macetnya Pembangunan Jalan Tol

AI Mangindo Kayo | Kamis, 10-01-2019 | 10:01 WIB | 206 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Ini Pendapat Wagub Sumbar Soal Isu Macetnya Pembangunan Jalan Tol<p>

Wagub Sumbar, Nasrul Abit didampingi Ali Mukhni (bupati Padangpariaman) berdialog dengan Kakanwil BPN Sumbar, Sudaryanto dan jajaran, mengenai proses pembebasan lahan jalan tol di kantor BPN Sumbar, Rabu (9/1/2019). (humas)

VALORAnews - Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit mengungkapkan, pembebasan lahan untuk jalan tol di ruas 0-4,2 Km, saat ini dalam kondisi sedang dilakukan proses pembayaran ganti rugi. Dari 19 bidang, sudah ada lima bidang dalam tahap pembayaran.

"Satu bidang tanah di antaranya, sudah dibayarkan atas nama Wagino, kemaren," ungkap Nasrul Abit seusai dapat teknis pembahasan soal lahan jalan tol di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumbar, Rabu (9/1/2019).

Nasrul Abit menegaskan, pelaksanaan pembangunan jalan tol Padangpariaman-Pekanbaru tetap berlanjut. Dalam waktu dekat ini, peralatan PT Hutama Karya akan segera didatangkan.


Sementara, untuk pembebasan lahan titik 4,2-30 km, terangnya, sedang dalam proses pendataan dan penilaian harga tanah oleh tim Satker melalui aprisal. Pemilihan aprisal merupakan kewenangan dan kebijakan Satker, namun tentu diharapkan pekerjaan aprisal yang profesional.

"Jika kerja aprisal hanya menimbulkan masalah, sebaiknya diganti yang lebih baik," ujar Nasrul Abit.

Nasrul Abit menyampaikan, kedatangannya ke kantor Kanwil BPN Sumbar, semata-mata untuk menyamakan persepsi bahwa pemerintah provinsi berada ditengah-tengah dalam persoalan pengadaan lahan tanah pembangunan jalan tol ini.

"Saat ini, ada 4 bidang tanah yang sedang dalam proses perbaikan berkas-bekas yang belum lengkap. Ada atas nama Erman dan Anasrul Tanjung, tuntas dalam waktu dekat. Direncanakan pada Jumat depan di kantor bupati Padangpariaman, akan diserahkan secara resmi oleh gubernur Sumbar yang juga dihadiri bupati, Forkopimda, pihak terkait," tambahnya.

Bagi masyarakat lain sebagai pemilik lahan yang termasuk pembangunan jalan tol, Nasrul Abit berharap, agar proaktif secepatnya melengkapi surat-surat. "Kita berharap semua ini cepat tuntas, sehingga pelaksanaan pembanguan jalan tol dapat berjalan sebagaimana mestinya," ujar Nasrul Abit.

Kakanwil BPN Sumbar, Sudaryanto menyampaikan, BPN sesuai Tupoksinya akan membantu proses percepatan pembayaran pengantian lahan pembangunan jalan tol Padangpariaman-Pekanbaru sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Bagi pemilik lahan yang telah lengkap, akan disiapkan sertifikatnya sebagai bagian dari ketentuan pembayaran. Diharapkan, kepada masyarakat pemilik lahan agar secepat melengkapi bahan surat-surat menyurat, sehingga pelaksanaan pembayaran dapat secepatnya diselesaikan," ajaknya. (rls/kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Ranah

<p>Mamancuang Alex jadi Puncak Festival SRG<p> Jumat, 22-03-2019 10:08 WIB

Mamancuang Alex jadi Puncak Festival SRG

<p>Surat Suara Rusak di Solsel Disortir Ulang<p> Kamis, 21-03-2019 19:55 WIB

Surat Suara Rusak di Solsel Disortir Ulang

<p>Koperasi Tak Aktif di Solsel Diberi Pelatihan<p> Kamis, 21-03-2019 19:46 WIB

Koperasi Tak Aktif di Solsel Diberi Pelatihan

Berita Provinsi Sumatera Barat