MITRA VALORA NEWS

Rabu, 2019-02-13 22:18 WIB

Kata Al Amin, Satpol Terus Incar Hiburan Malam Pelanggar Aturan

<p>Kata Al Amin, Satpol Terus Incar Hiburan Malam Pelanggar Aturan<p>

VALORAnews - Komitmen Pemerintah Kota Padang anti maksiat, terus dilakukan. Melalui Satpol PP, puluhan penginapan serta tempat hiburan malam kembali...

Penjual Sate Daging Babi Diamankan di Simpang Haru, Merek Tertulis KMS B

AI Mangindo Kayo | Selasa, 29-01-2019 | 21:11 WIB | 596 klik | Kota Padang
<p>Penjual Sate Daging Babi Diamankan di Simpang Haru, Merek Tertulis KMS B<p>

Personel Satpol PP Padang, mengamankan proses penertiban pedagang sate yang diduga gunakan daging babi di kawasan Pujasera Tugu Simpang Haru, kecamatan Padang Timur, Padang, Selasa (29/1/2019) sekitar pukul 17.35 WIB. (veby rikiyanto/valoranes)

VALORAnews - Gerobak sate merk dagang, KMS digerudug Tim Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Padang bersama tim gabungan SK4, Selasa (29/1/2019) sekitar pukul 17.35 WIB. Penjual sate di kawasan Pujasera Tugu Simpang Haru, kecamatan Padang Timur, Padang itu diduga menjual sate dari daging babi.

"Pada Jumat (25/1/2019) lalu, kami dari Disperindag Padang telah menguji sample daging sate ini. Hasilnya positif, maka kami bentuk tim untuk melaksanakan penindakan," ungkap Kepala Disperindag Padang, Endrizal di lokasi kejadian.

Dikatakan, pengujian sampel daging ini telah dilakukan dua kali. Pertama kali dilakukan pada sekitar 1,5 bulan lalu. "Pengujian sampel dilakukan dengan melakukan pembelian, kemudian dilakukan uji laboratorium," ungkap Endrizal. (Baca:Pemasok Daging Babi ke Sate KMS B Diamankan, Pesan 5 Kg Sehari)


Kecurigaan sate KMS ini menjual daging dari babi, ungkap dia, berdasarkan laporan masyarakat. Selain mengamankan dagangan siap jual itu, tim juga menelusuri kediaman pemilik, BSI (55). Dikediaman BSI di asrama TNI AD Simpang Haru, Tim SK4 menemukan puluhan tusuk sate yang telah dibuang ke septic tank di belakang rumahnya. Barang bukti itu ditemukan dalam kondisi terbenam dalam lumpur.

"Di kediaman BSI, tim mengamankan sedikitnya 250 tusuk sate siap jual," terangnya.

Hasil pantauan, di kaca gerobak sate KMS itu tertulis menu yang terdiri dari daging sapi, telur puyuh, ayam, lidah, ceker. Namun, pada merek yang digantung di dinding warung, tertulis Sate KMS B. Diketahui, istilah B ini memang identik dengan babi atau anjing atau babi hutan. Di Sumatera Utara diistilahkan dengan B 3 (tiga).

Kepada petugas yang memintai keterangan, istri BSI, DVI bersikukuh bahwa sate yang dijualnya bukanlah dari daging babi. "Saya tak mengetahui itu daging sapi," kata DVI memberi alasan.

Anehnya, stok sate yang masih tersedia dirumahnya, diduga sengaja telah dibuang ke septic tank yang ada di belakang rumah. Karena, stok ratusan tusuk sate itu ditemukan dalam kondisi sudah terbenam di dalam lumpur septic tank. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar