MITRA VALORA NEWS

Rabu, 2019-02-13 22:18 WIB

Kata Al Amin, Satpol Terus Incar Hiburan Malam Pelanggar Aturan

<p>Kata Al Amin, Satpol Terus Incar Hiburan Malam Pelanggar Aturan<p>

VALORAnews - Komitmen Pemerintah Kota Padang anti maksiat, terus dilakukan. Melalui Satpol PP, puluhan penginapan serta tempat hiburan malam kembali...

Muzni Zakaria Resmikan Rumah Gadang Suku Panai

AI Mangindo Kayo | Senin, 04-02-2019 | 19:25 WIB | 193 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Muzni Zakaria Resmikan Rumah Gadang Suku Panai<p>

Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria bersama rombongan saat peresmian rumah gadang di Nagari Lubuk Ulang Aling, Senin (4/2/2019). (humas)

VALORAnews - Bupati Solok Selatan (Solsel), Muzni Zakaria meresmikan pemakaian Rumah Gadang Suku Panai, kaum Datuak Rajo Bunsu, di Pulau Panjang Kampuang Baru, Nagari Lubuak Ulang Aliang, Kecamatan Sangir Batang Hari, Senin (4/2/2019).

Rumah gadang itu dibangun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solsel melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan melalui dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018.

"Pembangunan Rumah Gadang ini menggunakan anggaran dari Pemkab Solsel, dimana ini merupakan rumah gadang pertama yang dibangun di Nagari Lubuak Ulanh Aliang. Ini juga rumah gadang pertama di daerah ini," katanya.


Dijelaskan, untuk pelaksanaan pembangunan oleh pemerintah, kaum itu harus menghibahkan tanahnya kepada Pemkab Solsel sehingga aset itu menjadi milik pemerintah.

"Ini jadi catatan untuk pembangunan rumah gadang kedepannya di Lubuak Ulang Aliang, sehinga ada rumah gadang lainnya di nagari ini. Demikian juga bagi daerah lain, karena prosesnya juga sama," ungkapnya.

Menurutnya, dengan adanya pembangunan rumah gadang, akan perkaya budaya yang ada di Solsel. Setidaknya tahun ini Solsel juga akan melaksanakan pembangunan rumah gadang senilai Rp110 Miliar di Kawasan Saribu Rumah Gadang (SRG), Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu.

Dengan terlaksananya pembangunan rumah gadang itu, Muzni memberikan apreseasi kepada masyarakat Lubuak Ulang Aliang. Hal ini hendaknya dapat dicontek oleh daerah lain.

Pada kesempatan itu, Muzni menyampaikan, akses jalan dari Padang Aro-Abai- Sungai Dareh atau Pulau Punjung (Dharmasraya), akan segera tembus dan bisa dilalui kendaraan secara normal.

Untuk pelaksanaan pembangunan itu, Muzni mengaku, terus berupaya mencari dana ke pusat. Hal itu dilakukan dengan berbagai upaya dan lobi-lobi.

Melalui Kementrian Koordinator Maritim (Kemenko Maritim) dapat meraih dana sebanyak Rp44 Miliar untuk pembangunan jalan dari Padang Aro-Abai-Pulau Punjung.

"Awalnya dana yang didapat baru Rp24 Miliar, tapi karena penjelasan kami, bahwa di daerah itu masyarakatnya memakai transportasi air yaitu perahu bermesin tempel (Timpek), sehingga akhirnya dananya ditambah jadi Rp44 miliar," ungkap Muzni.

"Untuk itu, mari terus kita berusaha dan berdoa, agar kedepannya makin banyak dana pusat yang mampu kita raih. Untuk proses pembangunan kepada masyarakat memberikan dukungannya."

Tokoh Masyarakat Lubuak Ulang Aliang yang juga Anggota DPRD Solsel, Werhanudin menyebutkan, pembangunan pelestarian rumah gadang yang dilaksanakan di Pulau Panjang Kampung Baru ini, melalui anggaran pemerintah dan sudah menjadi milik pemerintah.

Tapi, dalam pemanfaatannya, tentu diberikan kepada masyarakat dan kaum rumah gadang itu.

"Yang susah adalah membangun pemberdayaan di tengah masyarakat, pembangunan fisik tidaklah terlalu susah karena yang harus ada adalah anggarannya," tutur dia.

"Kedepan, kami akan terus berupaya dan mengedepankan pelestarian adat dan budaya. Kedepannya pembangunan yang didapatkan melalui pemerintah daerah terus berlanjut, hal ini tentunya sudah menjadi harapan kita semua."

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Solsel dengan telah dibangunnya rumah gadang ini, kedepannya kami berharap akan ada rumah gadang lain yang di bangun di Lubuak Ulang Aliang dam daerah lainnya," tambah dia.

Sementara, Niniak Mamak Suku Panai, M Nasir Datuak Rajo Bungsu mengharapkan, pembangunan rumah gadang ini dapat dilakukan secara berkelanjutan, bukanlah yang terakhir di daerah ini.

"Atas terlaksananya pembangunan ini, kami mengucapkan terimakasih ke Pemkab Solsel. Apalagi peresmiannya juga dilaksanakan oleh bupati Solsel," terangnya.

"Bangunan ini hendaknya dapat memberi manfaat kepada kaum kami dan masyarakat," pungkasnya.

Pada peresmian rumah gadang itu, pelajar SMAN 8 Solsel, SMPN 24 Solsel, SDN 16 Pulau Panjang menampilkan kesenian minang berupa silat dan tarian minang.

Hadir pada peresmian rumah gadang kaum panai Datauk Rajo Bunsu ini, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Solsel Yulian Efi, Asisten I Fidel Efendi, Staf Ahli Bupati, Putra Nusa dan Edi Torial, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Solsel Harri Trisna, Kepala Dinas Kesehatan Novirman, kabah Humas Firdaus Firman, Kasatpol PP dan Damkar Hamdinas, tokoh masyarakat, Bundo Kanduang, tenaga pendidik, para pelajar dan undangan lainnya. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kab. Solok Selatan