MITRA VALORA NEWS

Minggu, 2019-05-19 09:02 WIB

Mahyeldi Ucapkan Terima Kasih ke Relawan Mahen

<p>Mahyeldi Ucapkan Terima Kasih ke Relawan Mahen<p>

VALORAnews - Wali Kota Padang, H Mahyeldi menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada seluruh relawan yang berperan aktif dengan ikhlas mendukung...

Faisal Nasir Desak Wali Kota Padang Ubah Perwako tentang Besaran Hibah Bansos

AI Mangindo Kayo | Minggu, 17-02-2019 | 12:37 WIB | 322 klik | Kota Padang
<p>Faisal Nasir Desak Wali Kota Padang Ubah Perwako tentang Besaran Hibah Bansos<p>

Anggota Fraksi PAN DPRD Padang, Faisal Nasir berdialog santai dengan Joni Irwandi (ketua RT 06) dan Husni Jamal (ketua RT 07) Kelurahan Surau Gadang, disela-sela Goro di mushalla Ali Bin Said Komplek Permata Surau Gadang, kecamatan Nanggalo, Ahad (17/2/2019). (mangindo kayo/valoranews)

PADANG - Anggota Fraksi PAN DPRD Padang, Faisal Nasir mendesak wali Kota Padang untuk segera merivisi Peraturan Wali Kota Padang No 11 Tahun 2018 tentang Besaran Hibah dan Bansos. Plafon sebesar Rp50 juta untuk masjid dan Rp25 juta untuk mushalla itu dinilainya terlalu kecil.

"Dana sebesar itu, tak memadai untuk mendukung program wali kota di bidang keagamaan yang akan diinisiasi masyarakat seperti mendukung Padang jadi kota penghapal quran dan program keagamaan lainnya," ungkap Faisal saat goro bersama warga Komplek Permata Surau Gadang, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Ahad (17/2/2019).

Faisal menilai, plafon yang layak dan memadai itu diangka Rp150 juta untuk masjid dan Rp100 juta untuk mushalla. Untuk bantuan bagi rumah ibadah pemeluk agama lainnya, terang dia, jumlahnya juga bisa menyesuaikan nantinya.


"Dengan penambahan plafon bantuan itu, rencana masyarakat dalam pembangunan keagamaan bisa terwujud dalam waktu cepat. Partisipasi masyarakat, nantinya bisa digunakan untuk melengkapi sarana pendukung saja lagi," terangnya.

Alasan lain diperlukannya revisi Perwako 11/2018 itu, terang Faisal, mendukung program pembangunan Youth Center yang digagas Wawako Padang terpilih, Hendri Septa. Dimana, Youth Center ini akan dibangun di setiap kecamatan.

"Youth Center itu nantinya akan dibangun di tanah Fasum atau Fasos. Tentunya, penganggaran pendiriannya melalui Hibah/Bansos. Kalau alokasi bantuan tersebut dibatasi, tentu rencana pembangunan Youth Centre itu akan terkendala nantinya," urai Faisal Nasir. (relis)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Metro

Berita Kota Padang