MITRA VALORA NEWS

Minggu, 2019-05-19 09:02 WIB

Mahyeldi Ucapkan Terima Kasih ke Relawan Mahen

<p>Mahyeldi Ucapkan Terima Kasih ke Relawan Mahen<p>

VALORAnews - Wali Kota Padang, H Mahyeldi menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada seluruh relawan yang berperan aktif dengan ikhlas mendukung...

Anggaran Penas KTNA XVI 2020 Terlupakan, Irwan: Saya Bisa Marah Besar

AI Mangindo Kayo | Rabu, 13-02-2019 | 19:11 WIB | 152 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Anggaran Penas KTNA XVI 2020 Terlupakan, Irwan: Saya Bisa Marah Besar<p>

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno memberikan arahan pada kegiatan rapat Perkembangan Persiapan PENAS Petani - Nelayan XVI 2020 di aula kantor gubernur Sumbar, Rabu (13/2/2019). (humas)

VALORAnews - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, siap menyukseskan perhelatan kegiatan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) XVI yang akan digelar 20-25 Juni 2020 di Padang, Sumatera Barat. Penyelengaraan Penas KTNA 2020, diharapkan jadi momentum bersejarah bagi Sumatera Barat.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno dalam pembukaan acara rapat Perkembangan Persiapan PENAS Petani - Nelayan XVI 2020 di aula kantor gubernur. Acara ini juga dihadiri Ketua KTNA, Winarno dan Kapusluk Pusat, Siti Mushanifah dan SKPD Sumbar dan Kota Padang, di aula kantor gubernur Sumbar, Rabu (13/2/2019).

Dikatakan Irwan, pelaksanaan Penas ini adalah kegiatan tingkat nasional yang diselenggarakan di Kota Padang dengan pesertanya diperkirakan hadir 50.000 orang dari berbagai provinsi di Indonesia.


"Saya minta kepada seluruh panitia, dapat mempersiapkan diri dari sekarang. Jangan sampai acara ini banyak mengecewakan tamu-tamu kita. Ingatlah, keberadaan tamu-tamu tersebut merupakan income bagi masyarakat," kata Irwan.

Dia menegaskan, OPD terkait mempersiapan segala sesuatu perencanaan yang matang dengan sebaik-baiknya sesuai aturan yang berlaku.

"Selanjutnya, saya juga minta kepada OPD yang terkait baik Sumbar maupun di kabupaten dan kota, juga mempersiapkan anggaran untuk kegiatan ini. Jangan sampai terlupakan, terlewatkan, terbiarkan," terangnya.

"Terlepas ini, mungkin saya bisa marah besar, karena saya sudah sering menginggatkan sejak ditetapkan 2018 lalu," tegas Irwan.

Irwan Prayitno menekankan, tanpa anggaran bakalan tidak bisa berbuat apa-apa. Apalagi untuk menyukseskannya. Untuk itu, mesti dari sekarang inilah yang tepat untuk menyusun anggaran, sesuai dengan perencanaannya.

Irwan berharap, untuk semua panitia yang terlibat, harus mulai dari penyediaan lahan pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan lain-lain dengan luas lahan lebih kurang 55 Ha. Karena, kegiatan ini harus menjadi momentum bersejarah yang akan diingat selalu di Sumbar.

Sebelumnya, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hotikultura dan Perkebunan Sumbar, Chandra mengatakan, persiapan lahan Penas KTNA sudah dipersiapkan yang luasnya 1 Ha yang akan dilakukan penanaman berbagai jenis tanaman buah-buahan, termasuk menyediakan kolam untuk diisi berbagai jenis ikan yang berbentuk taman.

"Lokasinya ada di Aia Pacah Padang, selain itu kami juga menyediakan lahan tempat pameran pertanian, perikanan industri dan lainnya serta area parkir yang luasnya 10 hektar. Ini disediakan untuk persiapan puncak Penas KTNA XVI," kata Chandra.

"Kami juga menyediakan lahan basah seluas 1 Ha dan sisanya akan ditanami berbagai jenis tanaman lainnya, termasuk padi. Rangkaian Penas ini akan dimulai tahun depan dengan kegiatan Livestock peternakan," tambahnya.

Chandra menjelaskan, persiapan lahan sudah berjalan hampir 70 persen. "Kami memulai dari lapangan outdoor, parkir dan dilakukan penanaman berbagai jenis tanaman buah-buahan, termasuk menyediakan kolam untuk diisi berbagai jenis ikan. Ini bisa menjadi lokasi agro wisata, sehingga dapat mengundang wisatawan lokal maupun manca negara," terangnya.

Menurut Chandra, diperkirakan sebanyak 50.000 petani dan nelayan akan berkumpul di Kota Padang pada even besar tersebut. Ini bisa menjadi tempat pertemuan untuk saling bertukar pikiran informasi antar kemitraan jejaring kerja sama petani, nelayan, peneliti, penyuluhan, pihak swasta dan pemerintah. (rls/vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Provinsi Sumatera Barat