MITRA VALORA NEWS

Jumat, 2019-03-22 10:19 WIB

Mahyeldi Lepas Keberangkatan Keluarga Korban Penembakan ke Selandia Baru

<p>Mahyeldi Lepas Keberangkatan Keluarga Korban Penembakan ke Selandia Baru<p>

VALORAnews - Wali Kota Padang, Mahyeldi melepas rombongan keluarga korban penembakan di Masjid Linwood Avenue, New Zealand (Selandia Baru). Keluarga...

Pelaku Ekonomi Kreatif Mesti Berinovasi

AI Mangindo Kayo | Jumat, 08-03-2019 | 17:54 WIB | 50 klik | Kota Padang
<p>Pelaku Ekonomi Kreatif Mesti Berinovasi<p>

Asisten Administrasi Setdako Padang, Didi Aryadi meninjau aneka produk yang ditampilkan pada acara Ekonomi Kreatif (Ekraf) Pariwisata Expo Tahun 2019 di Lobby Plaza Andalas Ramayana Padang, Jumat (8/3/2019). (humas)

VALORAnews - Kota Padang sedang giat-giatnya menciptakan 10.000 wirausahawan dalam semua sektor, termasuk pariwisata. Perkembangan ini terus diupayakan menuju terciptanya lapangan kerja dan berkurangnya pengangguran di Kota Padang.

"Perilaku industri kreatif di Kota Padang akan didorong untuk terus melakukan inovasi dan penciptaan kreativitas dalam mengembangkan usahanya menjadi salah satu sektor yang berbasis masyarakat," ungkap Asisten Administrasi Setdako Padang, Didi Aryadi saat membuka acara Ekonomi Kreatif (Ekraf) Pariwisata Expo Tahun 2019 di Lobby Plaza Andalas Ramayana Padang, Jumat (8/3/2019).

Dikatakan Didi, pelaku ekonomi kreatif merupakan orang yang berfikir maju dalam kancah persaingan bisnis global yang syarat dengan nuansa kompetitif.


"Sudah saatnya pelaku ekonomi kreatif di Kota Padang melakukan inovasi dalam aktivitas pemasarannya," ujarnya.

Didi menambahkan, usaha ekonomi akan membangun daerah secara berkelanjutan dan menjadikan pelaku ekonomi kraetif sebagai penggerak ekonomi daerah. Kegiatan Ekraf Pariwisata Expo 2019 ini diharapkan dapat menjadi akses bagi pelaku ekonomi kreatif di Kota Padang dalam melakukan pengembangan usaha secara kontinue dan langsung memahami karakter konsumennya.

"Melalui kegiatan Ekraf Pariwisata Expo 2019 inilah kita dapat melihat secara langsung hasil karya anak daerah serta berinovasi dalam menghasilkan produk yang mempunyai daya saing dan kompetitif di pasar global," imbuhnya.

Sementara itu, pelaksana kegiatan, Junie Nursyamza menyampaikan, digelarnya acara Ekraf Pariwisata Expo 2019 di Plaza Andalas adalah untuk mengejar pasar, karena pasar di Plaza Andalas cukup besar, kita ingin pelaku Ekraf ini jual belinya ditempat yang memang banyak pembelinya.

"Kita pernah adakan kegiatan ini di tempat objek wisata tapi omsetnya kurang, sekarang kita coba mengadakan di Plaza Andalas, karena jumlah kunjungannya banyak dan memang tempatnya orang jual beli," kata Junie.

Peserta Ekraf Pariwisata Expo ini terdiri dari pelaku ekonomi kreatif binaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang dan ada juga pelaku baru. "Kita mencari sub sektor yang baru yang sebelumnya tidak terpenuhi oleh kelompok kita, maka kita cari dan kita ajak gabung di sini," tutur Junie yang juga Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang.

Kegiatan Ekraf Expo Pariwisata 2019 ini dilaksanakan selama 3 hari, 8-10 Maret 2019.

"Semoga kegiatan ini dapat memberikan kontribusi yang baik terhadap perkembangan ekonomi kreatif di Kota Padang dan menjadi kalender Event tetap di tahun-tahun berikutnya," pungkasnya. (rls/vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar